Thursday, 9 March 2017

Image result for thalasemia

Thalassemia adalah penyakit kelainan darah yang diakibatkan oleh faktor genetika dan menyebabkan protein yang ada di dalam sel darah merah, atau disebut dengan hemoglobin, tidak berfungsi secara normal.
Zat besi yang diperoleh tubuh dari makanan digunakan oleh sumsum tulang untuk menghasilkan hemoglobin. Hemoglobin yang terdapat dalam sel darah merah berfungsi mengantarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh anggota tubuh. Penderita thalassemia memiliki kadar hemoglobin yang berfungsi dengan baik lebih rendah. Oleh karena itu, tingkat oksigen dalam tubuh penderita thalassemia lebih rendah.

Gejala Thalassemia

Gejala thalassemia yang dialami oleh tiap orang bisa berbeda-beda, tergantung kepada tingkat keparahan dan tipe thalassemia yang diderita. Berikut ini adalah beberapa gejala thalassemia yang umum terjadi:
  • Urine yang dikeluarkan berwarna keruh.
  • Wajah terlihat pucat.
  • Kelainan bentuk tulang wajah.
  • Kulit dan bagian mata yang berwarna putih menjadi kuning atau yang biasa dikenal dengan penyakit kuning.
  • Terhambatnya pertumbuhan tubuh.
  • Perut menjadi bengkak yang biasanya disebabkan oleh membesarnya limpa atau hati.
  • Kekurangan sel darah merah atau anemia yang menyebabkan napas terasa sesak, tubuh mudah letih, dan lesu.

Penyebab Thalassemia

Mutasi pada DNA yang membuat hemoglobin pembawa oksigen ke seluruh tubuh merupakan penyebab seseorang menderita thalassemia. Penyakit ini terjadi akibat kelainan pada faktor genetika, namun penyebab pasti mengapa mutasi gen ini terjadi belum diketahui.

Diagnosis Thalassemia

Tes darah dapat dilakukan untuk mendiagnosis thalassemia, namun untuk mengetahui tipe thalassemia yang diderita harus melakukan tes DNA.Tes darah dapat digunakan untuk mengevaluasi hemoglobin dan mengukur jumlah zat besi yang terkandung di dalam darah. Selain itu, tes darah juga bisa untuk menganalisis DNA guna memeriksa apakah seseorang memiliki gen hemoglobin yang mengalami mutasi.
Pemeriksaan pada bayi yang dilakukan saat hamil atau disebut dengan pemeriksaan antenatal berguna untuk memberikan informasi yang diperlukan orang tua untuk mempersiapkan diri, dan memeriksa keberadaan penyakit genetika lainnya, seperti anemia sel sabit. 


Laboratorium Global (GOLAB)
Jl. A. Yani Km 6.6 No. 55
Kertak Hanyar Kab. Banjar KalSel
Telp: 0511-6743187
#pemeriksaanlaboratoriumbanjarmasin
#pemeriksaanlabbanjarmasin
#ceklabbanjarmasin
#ceklaboratoriumbanjarmasin
#cekupbanjarmasin
#cekkesehatanbanjarmasin
#medicalchekupbanjarmasin
#Klinikglobal  
#klinikglobalbanjarmasin  
#klinikbpjs
#faskesbpjs  
#klinikkemoterapikalimantan
Pengobatan talassemia tergantung pada jenis dan tingkat keparahan. Dokter akan memberikan pengobatan yang akan bekerja dengan baik untuk kasus tertentu. Beberapa perawatan yang digunakan meliputi: transfusi darah transplantasi sumsum tulang (BMT) obat-obatan dan suplemen mungkin pembedahan untuk mengangkat limpa atau kandung empedu Dokter mungkin menginstruksikan untuk tidak mengambil vitamin atau suplemen yang mengandung zat besi. Hal ini terutama berlaku jika seorang pasien memerlukan transfusi darah. Orang-orang yang menerima transfusi darah akan memiliki zat besi ekstra dimana tubuh tidak dapat dengan mudah menyingkirkannya. Besi dapat terakumulasi dalam jaringan, yang dapat berpotensi fatal. Oleh sebab itu, beberapa pasien memerlukan terapi khelasi berupa suntikan bahan kimia yang dapat mengikat besi dan logam berat lainnya sehingga bisa lebih mudah dikeluarkan dari tubuh.
Bersumber dari: Thalasemia : Gejala, Penyebab, Pengobatan | Mediskus

Source : Alodokter

0 komentar:

Popular Posts

Kunjungi Web Official GOLAB