Friday, 10 February 2017

Image result for anemia pada anak

Anemia merupakan gangguan kesehatan yang muncul akibat kurangnya kadar hemoglobin dalam darah. Bila tubuh kekurangan hemoglobin sel-sel tubuh akan kekurangan oksigen karena fungsi utama hemoglobin adalah mengikat dan mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Anemia yang tidak ditangani dengan semestinya dapat mempengaruhi perkembangan, sistem imun, dan bahkan perilaku si kecil.

Tanda dan gejala anemia pada anak
Anak yang terkena anemia biasanya akan menunjukkan gejala awal seperti kulit pucat ringan dan warna pink dari bibir dan bantalan kuku memudar. Perubahan ini dapat terjadi secara bertahap meskipun jarang disadari. Gejala-gejala umum anemia lainnya, termasuk:
  • Anak rewel
  • Kelelahan
  • Pusing, kepala berkunang-kunang, dan detak jantung cepat

Jika anemia disebabkan oleh rusaknya sel darah merah dalam jumlah besar, gejala yang mungkin akan dialami pasien adalah penyakit kuning, bola mata menguning, pembesaran limpa, dan urin berwarna gelap seperti teh.
Pada bayi dan anak-anak prasekolah, iron deficiency anemia (kekurangan zat besi) dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan dan gangguan perilaku, seperti penurunan aktivitas motorik dan masalah terkait interaksi sosial dan konsentrasi terhadap tugas-tugas. Penelitian menunjukkan bahwa perkembangan anak akan terus terganggu hingga anak menginjak usia sekolah jika masalah kekurangan zat besi tidak kunjung ditangani.

Mendeteksi anemia pada anak
Dalam banyak kasus, dokter tidak akan langsung mendiagnosis anemia sebelum mereka menjalankan tes darah sebagai bagian dari pemeriksaan fisik rutin. Pemeriksaan darah lengkap (complete blood count/CBC) dapat mendeteksi jumlah sel darah merah di bawah batas normal. Selain CBC, tes diagnostik untuk mendeteksi anemia, di antaranya: 

1. Blood smear examination
 Sampel darah diletakkan pada kaca preparat untuk pemeriksaan mikroskopis sel darah merah, yang terkadang dapat menunjukkan penyebab anemia.  

2. Iron tests
Tes ini mencakup serum iron test and ferritin test, yang dapat membantu menentukan apakah anemia disebabkan oleh kekurangan zat besi atau tidak. 

3. Hemoglobin electrophoresis
Tes ini digunakan untuk mengidentifikasi berbagai kelainan hemoglobin dalam darah dan untuk mendiagnosis anemia sel sabit, talasemia, dan bentuk turunan lain dari anemia. 

4. Bone marrow aspiration and biopsy
Tes ini dapat menentukan normal atau tidaknya produksi sel di dalam sumsum tulang. Tes ini merupakan satu-satunya cara untuk mendiagnosis anemia aplastik definitif dan juga digunakan jika penyakit yang menyerang sumsum tulang (seperti leukemia) ternyata memicu anemia. 

5. Reticulocyte count
Tes ini digunakan untuk mengukur sel darah merah muda. Tujuan tes ini adalah untuk membantu menentukan tingkat normal produksi sel darah merah.


Laboratorium Global (GOLAB)
Jl. A. Yani Km 6.6 No. 55

Kertak Hanyar Kab. Banjar KalSel

Telp: 0511-6743187
 

#pemeriksaanlaboratoriumbanjarmasin

#pemeriksaanlabbanjarmasin

#ceklabbanjarmasin

#ceklaboratoriumbanjarmasin

#cekupbanjarmasin

#cekkesehatanbanjarmasin
#medicalchekupbanjarmasin
#Klinikglobal  
#klinikglobalbanjarmasin  
#klinikbpjs
#faskesbpjs  
#klinikkemoterapikalimantan

Source : Halosehat


0 komentar:

Popular Posts

Kunjungi Web Official GOLAB