Monday, 12 December 2016

mengapa trombosit dapat menurun !!! kami akan menjelaskan sedikit tentang trombosit menurun dan bahaya trombosit rendah !!!

Banyak yang tahu bahwa trombosit yang rendah itu berbahaya, namun tidak banyak yang mengetahui apa penyebab trombosit turun selain penyakit demam berdarah yang banyak terjadi di Indonesia. Apa pula efek bahanya bagi tubuh jika kadar trombosit jauh di bawah nilai normal. Dalam artikel akan kita ketahui semuanya, jadi tetaplah di sini.
Bersumber dari: Penyebab Trombosit Turun dan Akibatnya | Mediskus
Trombosit merupakan kepingan darah yang ukurannya kecil-kecil jika dibandingkan dengan leukosit serta eritrosit dan berbentuk tidak teratur. Berasal dari bagian megakariosit yang ada pada sumsum tulang belakang, trombosit ini berguna untuk mendukung proses pembekuan darah apabila mengalami luka. Struktur aktifnya cukup mudah pecah apabila sudah berada di luar pembuluh darah atau terkena benda keras. Ketika trombosit menurun, ada beberapa risiko yang harus diwaspadai dan inilah bahaya kekurangan trombosit pada tubuh :
  1. Penyakit Tifus
Trombosit yang turun dan menjadi terlalu rendah di dalam tubuh menjadi bahaya karena otomatis Anda akan mengalami penyakit tipes. Penyakit tipes adalah salah satu dari sejumlah bahaya turunnya trombosit karena saat trombosit turun, itu artinya tengah ada infeksi pada tubuh.
  1. Memar
Bahaya ini biasanya terjadi pada anak di mana akan muncul bintik-bintik pada kulitnya. Bila Anda perhatikan, ada juga memar-memar yang bentuknya kecil namun berwarna kemerahan.
  1. Pendarahan di Lambung
Pada anak, jika trombosit menurun, maka bahayanya adalah terjadinya pendarahan di lambung di mana juga bisa terjadi pada bagian usus. Hal ini akan kemudian membuat anak mengalami muntah dan saat buang air besar, tinja yang keluar berwarna hitam.
  1. Pendarahan di Hidung dan Gusi
Pendarahan tak hanya bisa terjadi di bagian lambung maupun usus, untuk anak yang mengalami penurunan trombosit, bahayanya bisa jadi adalah mimisan. Pendarahan dari hidung tidaklah satu-satunya, karena pendarahan pun dapat terjadi di bagian gusi maupun perangkat akses vena sentral. Pendarahan juga sulit untuk dihentikan sestelah tekanan diterapkan sekitar 5-10 menit.

     5. Demam Berdarah
Tentu saja saat bicara soal berkurangnya trombosit, bahaya yang kerap dikaitkan dengan kasus ini adalah penyakit demam berdarah. Terjadi kerusakan trombosit yang berhubungan dengan infeksi demam berdarah dan kondisi ini sangat terkenal di tengah masyarakat kita.
  1. Aplastik
Bahaya lainnya akan kekurangan trombosit adalah anemia aplastik di mana hal ini bakal terjadi apabila sel yang memroduksi darah merah pada bagian sumsum tulang belakang kurang berfungsi dengan baik. Sumsum tulang belakang pada kondisi ini menjadi kosong karena leukosit pun juga berkurang menyertai rendahnya trombosit sehingga Anda perlu berhati-hati jika mengalami anemia aplastik.
  1. Leukimia
Bahaya dari berkurangnya trombosit adalah leukimia atau kanker darah di mana gejala dari penyakit ini cukup mirip dengan demam berdarah. Penyakit ini adalah salah satu penyakit mematikan di mana ada dua organ penting tubuh manusia yang bakal terserang, yakni bagian sumsum tulang dan juga jaringan getah bening. Saat keadaan normal, sel-sel yang ada pada tubuh akan melakukan pembelahan diri sehingga terbentuklah sel-sel baru sebagai pengganti sel-sel lama, tua dan yang telah mati.
Namun pada kasus leukimia, sel-sel baru akan berkembang walaupun tubuh sebenarnya tidak memerlukannya dan bahkan sel-sel tua pun tidak akan mati-mati. Sebagai hasilnya, sel-sel darah putih akan dihasilkan secara terus-menerus oleh sumsum tulang sehingga sel-sel lain yang belum mati akan tergeser dan terdesak.
  1. Mielofibrosis
Bahaya dari turunnya atau rendahnya trombosit adalah mielofibrosis di mana ini adalah kondisi kesehatan yang terganggu akibat adanya jaringan parut atau fibrosis yang muncul di sumsum tulang. Produksi sel darah yang terpengaruh akan membuat gejala-gejala seperti perdarahan abnormal, cepat lelah, tubuh yang lemah, serta anemia. Pada stadium dini, kondisi ini sama sekali tidak akan memunculkan gejala dan kalaupun sudah ada gejalanya, penanganan yang bisa dilakukan adalah dengan kemoterapi, analgesik, serta transfusi darah.
  1. Penyakit ITP atau Immunologic Thrombocytopenia Purpura
Termasuk di dalam bahaya kekurangan trombosit, penyakit auto-imun ini akan menimbulkan gejala seperti bercak perdarahan yang terlihat di permukaan kulit. Trombosit yang berkurang ini diakibatkan oleh adanya mekanisme imunologi di mana trombosit terkena serangan zat anti yang tubuh kita bentuk.
  1. DIC atau Disseminated Intravascular Coagulation
Bahaya kasus ini akan muncul, terutama bagi seseorang dengan penyakit lupus atau sirosis hati. Seseorang dengan kondisi di mana darah terinfeksi oleh kuman pun dapat berisiko mengalami bahaya ini.
  1. Pendarahan Sulit Berhenti
Karena trombosit memiliki peran untuk membantu pembentukan bekuan darah supaya jika terjadi perdarahan dapat segera dihentikan. Jika trombosit menjadi turun, bahayanya adalah ketika Anda mengalami pendarahan dan ini akan menjadi sulit berhenti. Fungsi utama dari trombosit telah rusak apabila menjadi kurang, oleh karena itulah mengapa fungsi trombosit ini perlu dan penting untuk dipertahanka.
Pendarahan bisa terjadi secara berlebihan, dan bahkan dapat dialami secara internal atau di organ dalam seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Untuk pemulihannya pun akan berangsur lama sehingga penyebab turunnya trombosit perlu diatasi lebih dulu dengan menaikkannya supaya kondisi pendarahan akan membaik dengan cepat.

maka segeralah periksakan diri anda sebelum hal yang tidak di ingikan terjadi. kami tim Laboratorium siap melayani anda !!!!

Laboratorium Global (GOLAB)
Jl. A. Yani Km 6.6 No. 55
Kertak Hanyar Kab. Banjar KalSel
Telp: 0511-6743187

#pemeriksaanlaboratoriumbanjarmasin
#pemeriksaanlabbanjarmasin 
#ceklabbanjarmasin 
#ceklaboratoriumbanjarmasin
#cekupbanjarmasin
#cekkesehatanbanjarmasin
#medicalchekupbanjarmasin
#Klinikglobal  
#klinikglobalbanjarmasin  
#klinikbpjs
#faskesbpjs  
#klinikkemoterapikalimantan


0 komentar:

Popular Posts

Kunjungi Web Official GOLAB