Monday, 19 December 2016




Kedua penyakit ini, demam berdarah dan tifus (bahasa kedokterannya adalah demam tifoid), merupakan jenis penyakit infeksi yang cukup sering ditemukan di negara kita. Walaupun secara medis kedua penyakit ini berbeda satu dengan yang lain, tetapi di kalangan masyarakat awam seringkali masih ditemukan pemahaman yang kurang tepat mengenai kedua penyakit infeksi ini. Bahkan, tidak jarang juga, keduanya seringkali saling dipertukarkan atau bahkan digabungkan. Jelas ini tidak tepat karena kedua penyakit ini berbeda penyebabnya, berbeda cara penularannya, berbeda perjalanan klinisnya, dan juga berbeda terapi pengobatannya.
 
Mungkin banyak di antara Anda atau sanak keluarga Anda yang pernah/sedang didiagnosis oleh dokter terkena demam berdarah atau demam tifoid, atau bahkan terkena infeksi keduanya secara bersamaan. Walaupun tidak menutup kemungkinan terkena infeksi keduanya secara bersamaan, tetapi sebenarnya hal tersebut sangat kecil sekali kemungkinannya. Mungkin saja dokter masih meragukan diagnosisnya. Memang di kalangan medis sendiri (seperti dokter) terkadang masih mengalami suatu keraguan diagnosis antara keduanya, karena beberapa gejala klinis antar kedua penyakit tersebut terkadang dapat mengecoh penilaian dokter untuk menentukan diagnosis yang lebih tepat.

CIRI KHAS YANG DAPAT DIBEDAKAN ADALAH KARAKTERISTIK PERJALAN DEMAMNYA: 
 
DEMAM BERDARAH DENGUE ATAU DEMAM DENGUE : DEMAM MENDADAK TINGGI HARI I-III (DI ATAS 38,5 C), SAAT HARI KE III TURUN ATAU HARI KE 4-5 NAIK TAPI TIDAK TERLALU TINGGI (DI BAWAH 38,5 c) (POLA PENURUNAN ANAK TANGGA , DBD POLA PELANA KUDA)
  
DEMAM TIFUS :  PADA HARI I-II TIDAK TERLALU TINGGI TETAPI HARI KE 3 – 5 SEMAKIN TINGGI (DI ATAS 38,5 C) (POLA KENAIKKAN ANAK TANGGA)
 
Penegakan diagnosis demam tifoid didasarkan pada manifestasi klinis yang diperkuat oleh pemeriksaan laboratorium penunjang. Sampai saat ini masih dilakukan berbagai penelitian yang menggunakan berbagai metode diagnostik untuk mendapatkan metode terbaik dalam usaha penatalaksanaan penderita demam tifoid secara menyeluruh.Pemeriksaan laboratorium untuk membantu menegakkan diagnosis demam tifoid dibagi dalam empat kelompok, yaitu : pemeriksaan darah tepi; pemeriksaan bakteriologis dengan isolasi dan biakan kuman; uji serologis; dan pemeriksaan kuman secara molekuler.Salah satu varian klinik infeksi virus dengue, yang ditandai oleh gejala panas 2- 7 hari dan pada saat panas turun disertai/disusul dengan gangguan hemostatik dan kebocoran plasma (plasma leakage).

jaga kesehatan anda terutama pada anak karena kedua penyakit ini dapat menyebar dan cepat penularannya !!!! jangan menganggap remeh demam karena semua gejala penyakit kebanyakan mempunyai gejala awal demam !!!!
  
Laboratorium Global (GOLAB)   
Jl. A. Yani Km 6.6 No. 55
Kertak Hanyar Kab. Banjar KalSel
Telp: 0511-6743187

#pemeriksaanlaboratoriumbanjarmasin
#pemeriksaanlabbanjarmasin 
#ceklabbanjarmasin 
#ceklaboratoriumbanjarmasin
#cekupbanjarmasin
#cekkesehatanbanjarmasin
#medicalchekupbanjarmasin
#Klinikglobal  
#klinikglobalbanjarmasin  
#klinikbpjs
#faskesbpjs  
#klinikkemoterapikalimantan

0 komentar:

Popular Posts

Kunjungi Web Official GOLAB