Tuesday, 27 December 2016


Darah merupakan bagian dari tubuh yang mengalir secara terus menerus dan lancar seumur hidup. Tapi pada saat terjadi perdarahan, darah dapat mengalami proses pembekuan dengan cepat atau dengan kata lain dapat menghentikan terjadinya perdarahan. Hal ini terjadi melalui interaksi yang kompleks antara zat di dalam darah dan dinding pembuluh darah. Tentu saja hal ini dapat menghindarkan seseorang dari resiko perdarahan yang berlebihan yang dapat membahayakan jiwa.

Namun, pembekuan darah yang terjadi secara tidak normal, dapat mengakibatkan kondisi yang fatal seperti menyebabkan serangan jantung, stroke, paru-paru, masalah otak, maupun masalah medis lainnya yang serius.


Darah kental dapat terbentuk di dalam pembuluh darah kecil di dekat permukaan kulit (flebitis superfisial). Hal ini dapat menimbulkan beberapa gejala seperti timbulnya kemerahan, rasa sakit, serta terjadinya pembengkakan di daerah yang mengalami perdarahan. Flebitis superfisial merupakan bagian tubuh yang jarang timbul terjadinya komplikasi dan hanya membutuhkan perawatan yang minimal jika mengalami luka.

Sedangkan darah kental yang terjadi pada bagian yang lebih dalam (deep vein trombosis) dengan kondisi yang lebih parah dapat menyebabkan masalah yang lebih serius pada daerah yang terkena. Biasanya hal tersebut terjadi pada bagian kaki.

Gejala Darah Kental


Dalam beberapa kasus, pembekuan darah tidak memiliki gejala apapun. Berikut ini beberapa gejala dari gangguan pembekuan darah atau darah kental :

1. Sakit kepala atau Migrain
Sindrom darah kental merupakan salah satu gejala akibat terjadinya kekentalan darah yang berlebihan. Jika darah terlalu kental, hal tersebut akan mengakibatkan aliran darah yang membawa oksigen keseluruh tubuh, termasuk ke otak akan terhambat. Salah satu akibat yang ditimbulkan oleh hal tersebut adalah timbulnya sakit kepala atau migrain.

2. Sering Kesemutan
Gangguan ini terjadi akibat kurang lancarnya aliran darah yang menyuplai oksigen ke seluruh tubuh. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti kurang berolah raga maupun melakukan aktivitas duduk yang terlalu lama.

3. Mabuk
Gangguan ini dapat disebabkan karena kurangnya pasokan oksigen ke otak akibat gangguan keseimbangan oleh pengentalan darah. Hal ini dapat mengakibatkan penderita kurang berkonsentrasi yang pada akhirnya dapat menimbulkan kecelakaan atau cidera saat melakukan sesuatu. Mabuk bisa disebabkan dari bahaya alkohol.

4. Hilang ingatan
Hal ini juga dapat diakibatkan karena kurangnya pasokan oksigen ke otak akibat tidak lancarnya aliran darah dalam tubuh. Ingatan mereka akan kembali pulih setelah melakukan kegiatan terapi pengobatan.

5. Gangguan penglihatan
Pandangan menjadi ganda, berbayang, bahkan sama sekali tidak dapat melihat merupakan gejala darah kental. Hal ini ditimbulkan oleh pasokan darah ke jaringan arteri dan vena mata mengalami hambatan akibat darah mengental.

6. Gangguan pada kulit
Penderita sindrom darah kental seringkali mengeluhkan adanya gangguan pada kulit mereka, yaitu timbulnya noda disekitar lengan dan kaki (livedo reticularis) berupa bercak merah kebiruan yang disebabkan gangguan pembuluh darah.

7. Gangguan pada usus
Sindrom gejala darah kental ini dapat mempengaruhi aliran darah pada organ usus. Hal ini dapat mengakibatkan timbulnya rasa sakit pada bagian perut, demam, maupun timbulnya perdarahan pada anus.

8. Terjadinya keguguran yang berulang
Mengentalnya darah dapat mengganggu sirkulasi nutrisi dan oksigen ke janin sehingga asupan makanan maupun oksigen ke janin menjadi terhenti. Hal ini bisa menimbulkan bayi meninggal dalam kandungan ataupun keguguran.

9. Penyumbatan pada paru-paru
Hal ini disebabkan karena penggumpalan darah yang terjadi dapat menghambat aliran darah pada pembuluh darah. Hal ini dapat menyebabkan timbulnya rasa nyeri di penyebab dada sakit, napas pendek atau tersengal.

10. Kram
Kram otot dapat terjadi karena adanya kontraksi pada otot yang timbul secara tiba-tiba yang dapat membuat penderitanya tidak bisa bergerak sama sekali sampai kram tersebut hilang. Hal ini bisa disebabkan oleh tersumbatnya aliran darah dalam tubuh akibat penyempitan pembuluh darah.

Diagnosa Pengentalan Darah

1.Tes darah, untuk mengukur jumlah sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit dalam darah pasien.
2.Tes PT maupun tes PTT, untuk mengukur berapa lama waktu yang dibutuhkan hingga terbentuk penggumpalan darah.
3.Tes pemeriksaan gen, untuk mengukur mutasi gen yang dapat menyebabkan pembekuan darah yang berlebihan, tingkat antibodi antifosfolipid yang berhubungan dengan sindrom, serta tingkat homocysteine.

Jadi jangan lupa untuk cek keadaan darah kita apakah encer atau malah kental yang dapat merugikan diri anda sendiri,Segerakan cek darah anda dilaboratorium.


Laboratorium Global (GOLAB)    
Jl. A. Yani Km 6.6 No. 55
Kertak Hanyar Kab. Banjar KalSel 
Telp: 0511-6743187
#pemeriksaanlaboratoriumbanjarmasin
#pemeriksaanlabbanjarmasin 
#ceklabbanjarmasin 
#ceklaboratoriumbanjarmasin
#cekupbanjarmasin
#cekkesehatanbanjarmasin
#medicalchekupbanjarmasin 
#Klinikglobal   
#klinikglobalbanjarmasin   
#klinikbpjs 
#faskesbpjs  
#klinikkemoterapikalimantan





0 komentar:

Popular Posts

Kunjungi Web Official GOLAB