Monday, 21 November 2016

Image result for urin berbusa



Tampilan normal air seni dari tubuh yang sehat dan bebas penyakit adalah tampak bening, jernih, dan berwarna kuning terang. Namun pernahkah anda melihat air seni yang anda keluarkan berbusa ?
Air kencing yang berbusa bisa disebut Nephrotic syndrome. Ketika Anda buang air kecil, dan Anda tidak melihat adanya busa, hal tersebut menandakan tubuh Anda sedang dalam keadaan baik. Sebaliknya, jika Anda melihat busa pada air kencing Anda, maka bisa jadi hal ini menandakan ketidak normalan atau gangguan kesehatan pada tubuh Anda. Ada penyebab klinis yang lebih berbahaya.

1. Infeksi Saluran Kemih
Infeksi pada saluran kemih yang disebabkan oleh bakteri juga dapat berujung pada urine yang kelabu dan berbusa. Biasanya gejala ini juga disertai kondisi buang air kecil yang terasa nyeri, anyang-anyangan, urine kemerahan, urine terasa tidak tuntas, dan gejala-gejala lain. Apabila kondisi ini terjadi, Anda membutuhkan tatalaksana dengan antibiotik yang dianjurkan oleh dokter Anda. Selain itu, Anda juga sangat disarankan untuk mengonsumsi banyak cairan.

2. Proteinuria
Proteinuria merupakan salah satu penyakit yang diakibatkan kelebihan protein dalam tubuh. Maka dari itu banyak pihak atau ahli kesehatan memberikan saran kepada kita untuk mengkonsumsi protein dengan takaran yang cukup. Karena jika tubuh Anda kebanyakan menyimpan protein, maka hal itu bisa membuat air kencing Anda berbusa. Lakukan pengobatan yang tepat dengan mengonsultasikannya dengan dokter.

3. Penyakit Ginjal

Penyakit ini terjadi akibat komplikasi dari diabetes atau batu ginjal. tidak bisa dipungkiri jika terjadi gangguan pada ginjal, maka otomatis air kencing kita akan mengalami sesuatu hal yang tidak normal. Penyakit ginjal akan mampu menyebabkan kinerja ginjal yang tidak maksimal, sehingga mampu membuat air kencing Anda nampak lebih berbusa.

4. Lupus
SLE adalah penyakit yang diakibatkan oleh sistem imunitas yang menyerang tubuh kita sendiri. Gejala-gejala ringan SLE, terutama rasa nyeri dan lelah berkepanjangan, dapat menghambat rutinitas kehidupan. Karena itu para penderita SLE bisa merasa tertekan, depresi, dan cemas meski hanya mengalami gejala ringan.penyakit ini bisa memicu busa pada air kencing anda.


5.Dehidrasi
Saat Anda kekurangan cairan, maka urine yang terbentuk juga akan lebih pekat dan terkonsentrasi. Air seni yang lebih terkonsentrasi ini cenderung untuk membentuk busa. Oleh karena itu, penuhi kebutuhan cairan Anda setiap harinya dengan mengonsumsi 7-8 gelas air per hari guna menghindari kondisi dehidrasi dan urine berbusa akibat kekurangan cairan.

Memang, air seni yang berbusa tidak selalu menjadi tanda adanya gangguan kesehatan. Hanya saja, dengan adanya kemungkinan pertanda tersebut merupakan suatu gejala penyakit, maka ada baiknya kita memeriksakan diri ke dokter jika air seni yang berbusa ini berlangsung dalam waktu yang lama sehingga jika ada gejala penyakit maka kita sudah bisa mengantisipasinya sejak dini.


Laboratorium Global (GOLAB) Jl. A. Yani Km 6.6 No. 55
Kertak Hanyar Kab. Banjar KalSel
Telp: 0511-6743187

#pemeriksaanlaboratoriumbanjarmasin
#pemeriksaanlabbanjarmasin 
#ceklabbanjarmasin 
#ceklaboratoriumbanjarmasin
#cekupbanjarmasin
#cekkesehatanbanjarmasin
#medicalchekupbanjarmasin 
#Klinikglobal    
#klinikglobalbanjarmasin    
#klinikbpjs 
#faskesbpjs   
#klinikkemoterapikalimantan

Source : Halosehat





0 komentar:

Popular Posts

Kunjungi Web Official GOLAB