Tuesday, 6 September 2016

Image result for dara kental

Pernahkah anda mendenganr istilah Sindrom darah Kental ? Sindrom Darah Kental adalah serangkaian gejala yang muncul akibat kekentalan darah berlebihan. Akibat darah terlalu kental, aliran darah ke seluruh tubuh menjadi tidak lancar.

Penting bagi kita untuk mengetahui gejala darah kental ini. Dengan mengetahui gejalanya maka kita akan cepat mengambil tindakan untuk menjaga kesehatan kita. Gejala yang timbul akibat terjadinya pembekuan darah tergantung pada lokasi dimana gangguan tersebut terjadi. Meskipun,dalam beberapa kasus, pembekuan darah tidak memiliki gejala apapun. Namun beberapa gejala dari gangguan pembekuan darah atau darah kental tetap harus dipehatikan seperti yang kami uraikan dibawah ini :

1. Sakit Kepala atau Migrain

Sindrom darah kental merupakan salah satu gejala akibat terjadinya kekentalan darah yang berlebihan. Jika darah terlalu kental, hal tersebut akan mengakibatkan aliran darah yang membawa oksigen keseluruh tubuh, termasuk ke otak akan terhambat. Salah satu akibat yang ditimbulkan oleh hal tersebut adalah timbulnya sakit kepala atau migrain.

2. Gangguan penglihatan

Pandangan menjadi ganda, berbayang, bahkan sama sekali tidak dapat melihat merupakan gejala darah kental. Hal ini ditimbulkan oleh pasokan darah ke jaringan arteri dan vena mata mengalami hambatan akibat darah mengental.

3. Sering Kesemutan
Gangguan ini terjadi akibat kurang lancarnya aliran darah yang menyuplai oksigen ke seluruh tubuh. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti kurang berolah raga maupun melakukan aktivitas duduk yang terlalu lama.

4. Gangguan pada kulit

Penderita sindrom darah kental seringkali mengeluhkan adanya gangguan pada kulit mereka, yaitu timbulnya noda disekitar lengan dan kaki (livedo reticularis) berupa bercak merah kebiruan yang disebabkan gangguan pembuluh darah.

5. Gangguan pada usus

Sindrom gejala darah kental ini dapat mempengaruhi aliran darah pada organ usus. Hal ini dapat mengakibatkan timbulnya rasa sakit pada bagian perut, demam, maupun timbulnya perdarahan pada anus.

6. Penyumbatan pada paru-paru

Hal ini disebabkan karena penggumpalan darah yang terjadi dapat menghambat aliran darah pada pembuluh darah. Hal ini dapat menyebabkan timbulnya rasa nyeri di penyebab dada sakit, napas pendek atau tersengal.

7.Terjadinya keguguran yang berulang

Mengentalnya darah dapat mengganggu sirkulasi nutrisi dan oksigen ke janin sehingga asupan makanan maupun oksigen ke janin menjadi terhenti. Hal ini bisa menimbulkan bayi meninggal dalam kandungan ataupun keguguran.

Ketika anda mengalami gejala-gejala diatas ada baiknya anda melakukan konsultasi dokter dan pemeriksaan laboratorium untuk mendapatkan diagnosa yang tepat. langkah yang dapat dilakukan untuk mendiagnosa pasien yang mengalami sindrom ini, diantaranya adalah :

  1. Tes darah, untuk mengukur jumlah sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit dalam darah pasien.
  2. Tes PT & APTT, untuk mengukur berapa lama waktu yang dibutuhkan hingga terbentuk penggumpalan darah.
  3. Tes pemeriksaan gen, untuk mengukur mutasi gen yang dapat menyebabkan pembekuan darah yang berlebihan, tingkat antibodi antifosfolipid yang berhubungan dengan sindrom, serta tingkat homocysteine.

Laboratorium Global (GOLAB)

Jl. A. Yani Km 6.6 No. 55

Kertak Hanyar Kab. Banjar KalSel

Telp: 0511-6743187



#pemeriksaanlaboratoriumbanjarmasin

#pemeriksaanlabbanjarmasin 

#ceklabbanjarmasin 

#ceklaboratoriumbanjarmasin

#cekupbanjarmasin

#cekkesehatanbanjarmasin
#medicalchekupbanjarmasin
#Klinikglobal  
#klinikglobalbanjarmasin  
#klinikbpjs
#faskesbpjs  

#klinikkemoterapikalimantan

Sumber :dikutip dari berbagai sumber




0 komentar:

Popular Posts

Kunjungi Web Official GOLAB