Wednesday, 7 September 2016



Tifus (tipes) atau demam tifoid terjadi karena infeksi bakteri Salmonella typhi. Penyakit yang banyak terjadi pada anak-anak ini dapat membahayakan nyawa jika tidak ditangani dengan baik dan secepatnya. 
Tifus menular dengan cepat.

Infeksi dan demam tifoid terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi sejumlah kecil tinja, atau yang lebih tidak umum, urin yang terinfeksi bakteri.Kontak langsung dengan pengidap juga dapat menyebabkan infeksi bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini berkaitan dengan bakteri salmonella penyebab keracunan makanan.

Sanitasi Buruk, Penyebab Utama Penularan

Tinja yang mengandung bakteri Salmonella typhi adalah sumber utama penularan tifus. Tinja ini diproduksi oleh orang yang lebih dulu telah terinfeksi. Di negara-negara seperti Indonesia, persebaran bakteri Salmonella typhi sering terjadi melalui konsumsi air yang terkontaminasi tinja terinfeksi tersebut.

Dampak yang sama terjadi pada makanan yang dicuci dengan air yang terkontaminasi. Kondisi ini terutama disebabkan buruknya sanitasi dan akses terhadap air bersih.

Bakteri ini juga dapat menyebar jika orang yang telah terinfeksi bakteri tidak mencuci tangan sebelum menyentuh atau mengolah makanan. Penyebaran bakteri terjadi ketika ada orang lain yang menyantap makanan yang tersentuh si pengidap.

Penularan juga dapat terjadi dari urin pengidap bakteri, meski cara ini memang lebih jarang terjadi. Orang yang menyantap makanan olahan si pengidap akan terinfeksi jika si pengolah tidak mencuci tangannya setelah buang air kecil.

Apa Saja Gejala yang Umum Dirasakan?

Berikut gejala yang umum terjadi begitu Anda terinfeksi:
-Demam hingga 39°C-40°C. Pada minggu pertama, demam akan naik-turun. Pada minggu kedua, demam akan meninggi.
-Otot terasa sakit
-Sakit kepala
-Merasa lemas
-Kelelahan
-Hilang nafsu makan
-Anak-anak sering mengalami diare, sementara orang dewasa cenderung mengalami konstipasi.
-Muncul ruam pada kulit berupa bintik-bintik kecil berwarna merah muda
-Kebingungan. Merasa tidak tahu sedang berada di mana dan apa yang sedang terjadi di sekitar

Gejala tifus berkembang dari minggu ke minggu, dengan ciri-ciri sebagai berikut:

Minggu pertama: 
 
-Demam. Awalnya tidak tinggi, kemudian meningkat menjadi 39°C-40°C
-Sakit kepala
-Lemas dan kelelahan
-Batuk kering
-Kehilangan nafsu makan
-Sakit perut.
-Diare atau sembelit
-Ruam pada kulit

Minggu kedua:

-Jika tidak segera ditangani, Anda akan memasuki stadium kedua dengan gejala:
-Demam tinggi yang masih berlanjut
-Diare atau sembelit parah
-Penurunan berat badan
-perut sangat kembung
 
Minggu ketiga:

-Anda mungkin akan mengigau dan mulai kebingungan
-Berbaring lemas dan kelelahan dengan mata setengah terbuka
 
Minggu keempat:

-Demam menurun perlahan-lahan
-Namun gejala bisa terasa kembali setelah 2 minggu mereda.

Laboratorium Global (GOLAB)
Jl. A. Yani Km 6.6 No. 55
Kertak Hanyar Kab. Banjar KalSel
Telp: 0511-6743187

#pemeriksaanlaboratoriumbanjarmasin
#pemeriksaanlabbanjarmasin 
#ceklabbanjarmasin 
#ceklaboratoriumbanjarmasin
#cekupbanjarmasin
#cekkesehatanbanjarmasin
#medicalchekupbanjarmasin
#Klinikglobal  
#klinikglobalbanjarmasin  
#klinikbpjs
#faskesbpjs  
#klinikkemoterapikalimantan 

Source : Alodokter


0 komentar:

Popular Posts

Kunjungi Web Official GOLAB