Thursday, 4 August 2016

kamu tau gak apa itu Trombositopenia ?????? Kalian Harus tau dan menelaah apa sih trombositopenia, apa saja gejala dan penyebab trombositopenia !!!! sebelum terlambat yang akan dapat merugikan diri sendiri..

Apasalahnya kalian memeriksakan diri, Anda masih muda seharusnya sering mengontrol kesehatan anda karena dampaknya akan terasa saat Tua !!!!!!


Disini kami akan menjelaskan mengenai trombositopenia !!

Trombositopenia bisa dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa dan akan menyebabkan penderitanya lebih rentan mengalami pendarahan. Meski jarang terjadi, trombositopenia yang tidak ditangani dapat memicu pendarahan dalam yang bahkan bisa berakibat fatal. Terutama jika jumlah platelet penderita berada di bawah angka 10.000 per mikroliter.

Gejala-gejala Trombositopenia

Trombositopenia ringan terkadang tidak menyebabkan indikasi apa pun. Meski jika ada, gejala utamanya adalah munculnya pendarahan. Pendarahan ini dapat terjadi di luar maupun di dalam tubuh dan terkadang sulit dihentikan, contohnya mimisan atau gusi berdarah. Gejala-gejala lain juga dapat dialami oleh penderita meliputi:
  • sering lelah
  • terdapat darah pada urine atau tinja.
  • Menstruasi dengan volume darah yang beda.
  • sering terdapat memar-memar pada tubuh.
  • Bintik-bintik merah keunguan pada kulit penderita terutama bagian kaki.
  • terjadi pembengkakan pada limpa.
apabila anda mengalami gejala seperti keterangan di atas di sarankan untuk periksa ke dokter dan memeriksakan darah anda ke laboratorium. karena pendarahan yang parah membutuhkan pertolongan darurat di rumah sakit.




Penyebab Trombositopenia Penyebab trombositopenia ada yang diketahui namun ada juga yang tidak diketahui atau idiopatik. Secar garis besar ada beberapa faktor umum penyebab trombositopenia, antara lain: Sumsum tulang tidak memproduksi trombosit dalam jumlah cukup Trombosit diproduksi dalam jumlah yang sesuai oleh sumsum tulang, namun tubuh menghancurkannya Limpa menyimpan trombosit dalam jumlah yang berlebihan dari seharusnya (normalnya 1/3 dari jumlah total trombosit dalam tubuh disimpan di limpa) Atau kombinasi dari faktor – faktor tersebut Untuk trombositopenia yang idiopatik atau disebut juga idiopatik trombositopenia purpura (ITP) masih belum diketahui penyebab pastinya. Namun peneliti meyakini terjadinya idiopatik trombositopenia purpura berkaitan dengan gangguan pada sistem imun. Sistem imun salah mengenali trombosit dan menganggapnya sebagai benda asing berbahaya yang harus dihancurkan dari dalam tubuh sehingga jumlah trombosit menurun drastis dan terjadilah idiopatik trombositopenia purpura. Trombositopenia bisa terjadi sebagai gejala dari beberapa penyakit, atau bisa juga terjadi karena obat -obatan tertentu.

Bersumber dari: Trombositopenia | Mediskus

Penyebab Trombositopenia

Banyak hal yang dapat melatarbelakangi terjadinya trombositopenia. Pada kondisi normal, sumsum tulang akan memproduksi dan menggantikan platelet yang sudah rusak. Tetapi jika mengalami trombositopenia, jumlah platelet dalam darah penderita tidak mencukupi angka yang seharusnya.
Kekurangan ini dapat disebabkan oleh produksi platelet yang menurun atau proses hancurnya platelet lebih cepat dari proses produksi. Kondisi ini dapat dipicu oleh beberapa faktor yang meliputi:
  • Penyakit tertentu, seperti kanker darah, limfoma, atau purpura trombositopenik trombotik.
  • Kelainan darah, contohnya anemia aplastik.
  • Konsumsi alkohol yang berlebihan.
  • Proses kemoterapi atau radioterapi.
  • Infeksi virus, seperti HIV, cacar air, dan hepatitis C.
  • Infeksi bakteri dalam darah.
  • Obat-obatan tertentu, misalnya heparin, kina, atau obat antikonvulsan.
  • Kondisi autoimun, contohnya lupus.
Trombositopenia juga dapat muncul ketika banyak platelet yang terperangkap dalam limfa yang membengkak. Ini bisa terjadi pada seorang wanita selama masa kehamilan. Tetapi kondisi ini akan berangsur-angsur membaik setelah wanita tersebut melahirkan.

Diagnosis Trombositopenia

Proses diagnosis trombositopenia akan diawali dengan dokter menanyakan gejala-gejala yang dialami sekaligus memeriksa kondisi fisik. Misalnya memar-memar atau bintik-bintik merah pada kulit. Selain itu, dokter juga akan menanyakan riwayat kesehatan Anda.
Jika terdapat dugaan bahwa Anda mengidap trombositopenia, dokter akan menganjurkan pemeriksaan lebih lanjut melalui tes darah. Lewat tes darah, dokter akan mengetahui jumlah platelet dalam darah Anda.
Jumlah platelet yang di bawah 150.000 akan mengindikasikan bahwa Anda mengidap trombositopenia. Jika jumlah platelet menurun hingga di bawah 50.000, Anda memiliki kemungkinan untuk mengalami pendarahan.



Penyebab Trombositopenia

Banyak hal yang dapat melatar belakangi terjadinya trombositopenia. Pada kondisi normal, sumsum tulang akan memproduksi dan menggantikan platelet yang sudah rusak. Tetapi jika mengalami trombositopenia, jumlah platelet dalam darah penderita tidak mencukupi angka yang seharusnya.
Kekurangan ini dapat disebabkan oleh produksi platelet yang menurun atau proses hancurnya platelet lebih cepat dari proses produksi. Kondisi ini dapat dipicu oleh beberapa faktor yang meliputi:
  • Penyakit tertentu, seperti kangker darah, limpoma atau purpura trombositopenik trombotik.
  • Kelainan darah, contohnya anemia aplastik.
  • Konsumsi alkohol yang berlebihan.
  • Proses kemoterapi atau radioterapi.
  • Infeksi virus, seperti HIV, cacar air, dan hepatitis C.
  • Infeksi bakteri dalam darah.
  • Obat-obatan tertentu, misalnya heparin, kina, atau obat antikonvulsan.
  • Kondisi autoimun, contohnya lupus.
Trombositopenia juga dapat muncul ketika banyak platelet yang terperangkap dalam limfa yang membengkak. Ini bisa terjadi pada seorang wanita selama masa kehamilan. Tetapi kondisi ini akan berangsur-angsur membaik setelah wanita tersebut melahirkan.


Diagnosis Trombositopenia

Proses diagnosis trombositopenia akan diawali dengan dokter menanyakan gejala-gejala yang dialami sekaligus memeriksa kondisi fisik. Misalnya memar-memar atau bintik-bintik merah pada kulit. Selain itu, dokter juga akan menanyakan riwayat kesehatan Anda.
Jika terdapat dugaan bahwa Anda mengidap trombositopenia, dokter akan menganjurkan pemeriksaan lebih lanjut melalui tes darah. Lewat tes darah, dokter akan mengetahui jumlah platelet dalam darah Anda.
Jumlah platelet yang di bawah 150.000 akan mengindikasikan bahwa Anda mengidap trombositopenia. Jika jumlah platelet menurun hingga di bawah 50.000, Anda memiliki kemungkinan untuk mengalami pendarahan.

Apabila anda ingin lebih jelas dan mengerti. Silahkan konsultasi kepada Dokter dan periksakan ke Laboratorium !!!!!!

Laboratorium kami siap Melayani anda !!! Silahkan periksakan diri anda sesegera mungkin sebelum merasakan dampak di hari tua, bila anda memeriksakan sedini mungkin anda bisa mengobati dan mencegah Lo !!!!!! Sayangi diri anda dengan memeriksakan kesehatan anda !!!!!!! Kami juga melayani Home Care ( Penganbilan Sampel darah ke rumah anda dan Pengantaran hasil pemeriksaan ) !!!!








Laboratorium Global (GOLAB)
Jl. A. Yani Km 6.6 No. 55
Kertak Hanyar Kab. Banjar KalSel
Telp: 0511-6743187

#pemeriksaanlaboratoriumbanjarmasin
#pemeriksaanlabbanjarmasin 
#ceklabbanjarmasin 
#ceklaboratoriumbanjarmasin
#cekupbanjarmasin
#cekkesehatanbanjarmasin
#medicalchekupbanjarmasin
#Klinikglobal  
#klinikglobalbanjarmasin  
#klinikbpjs
#faskesbpjs  
#klinikkemoterapikalimantan

Source: Dikutip dari berbagai sumber

0 komentar:

Popular Posts

Kunjungi Web Official GOLAB