Friday, 5 August 2016


Apakah Anda pernah melakukan tes urin ? Tidak semua orang pernah melakukan tes urin.Tes urin biasanya sering digunakan untuk mengetahui jenis penyakit tertentu yang berkembang dalam tubuh. Tes urin juga dilakukan untuk mengetahui sejumlah zat asing yang ada dalam tubuh. Dengan demikian tes urin memang diperlukan untuk berbagai tujuan yang berbeda. Tes urin akan menjelaskan bagaimana kondisi tubuh termasuk jika seseorang mengalami kelainan tertentu.

Mengapa diperlukan tes urin?

Urin adalah salah satu hasil dari sisa metabolisme atau sampah yang harus keluar dari tubuh. Urin juga mengatur jumlah cairan dalam tubuh. Zat yang keluar bersama urin memang harus keluar dari tubuh atau bisa menjadi sumber penyakit untuk tubuh. Bahkan semua zat yang harus dikeluarkan dari tubuh bersama urin mengandung racun, obat, zat dari makanan serta minuman.Jadi pemeriksaan urin dilakukan untuk mengetahui kelainan atau kondisi pada sistem kemih. Selain itu, tes urin juga diperlukan untuk mengetahui berbagai jenis penyakit yang disebabkan oleh gangguan metabolisme.

Tujuan tes urin
Tes urine dapat dilakukan untuk beberapa alasan seperti:

1.Tes kehamilan. Tes urine untuk menentukan kehamilan dapat dilakukan sendiri dengan membeli alat tes yang dijual bebas di apotek, atau dilaksanakan dengan aturan medis dokter/rumah sakit.

2.Mengetahui adanya zat atau obat tertentu dalam air seni seseorang, misalnya pada atlet, pelajar/mahasiswa, pegawai kantoran, pecandu, dan lain-lain. Tes ini dapat mendeteksi adanya zat berbahaya opiate, benzodiazepine, barbiturate, phencyclidine, ganja, metamphetamine, amphetamine, kokain.

3.Memantau perkembangan penyakit dan respons tubuh terhadap pengobatan yang dijalani, misalnya pada pasien penderita penyakit diabetes, kerusakan dan infeksi ginjal, penyakit saluran kemih, lupus, dan tekanan darah.

4.Mendiagnosis kondisi medis seperti radang ginjal, protein dalam urine, kerusakan otot, gangguan ginjal berupa batu dan infeksi ginjal, gula darah atau diabetes yang tidak terkendali, dan infeksi saluran kemih.

5.Menilai gejala penyakit tertentu seperti darah dalam urine, demam, nyeri pinggang, sering buang air kecil atau terasa nyeri saat melakukannya, sakit perut, sakit punggung, atau gejala kemih lainnya.

6.Evaluasi medis rutin atau menilai kesehatan seseorang secara keseluruhan. Tes urine bisa saja disarankan oleh dokter untuk pemeriksaan kehamilan rutin, menilai kondisi pasien sebelum operasi atau sebelum masuk rumah sakit, pemeriksaan umum tahunan, skrining adanya penyakit ginjal, tekanan darah tinggi (hipertensi), diabetes mellitus, dan penyakit hati.

7.Mengukur pH, kandungan zat, sel-sel darah merah dan putih, dan bakteri atau organisme lain dalam urine pada pasien infeksi saluran kemih. Atau orang yang mengalami masalah kesehatan lain yang dapat menyebabkan kelainan pada urine.

Tahukah Anda, jika apa yang Anda makan dan minum, seberapa sering Anda berolahraga, dan seberapa baik kerja ginjal dapat memengaruhi hasil dari tes urine. Oleh karena itu, disarankan untuk menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan bergizi, minum banyak air putih, dan rajin berolahraga. Selain itu, jangan lupa untuk mengeluarkan racun tubuh dengan buang air kecil sebanyak 0,8 hingga 2,5 liter dalam sehari.




Laboratorium Global (GOLAB)
Jl. A. Yani Km 6.6 No. 55
Kertak Hanyar Kab. Banjar KalSel
Telp: 0511-6743187

#pemeriksaanlaboratoriumbanjarmasin
#pemeriksaanlabbanjarmasin 
#ceklabbanjarmasin 
#ceklaboratoriumbanjarmasin
#cekupbanjarmasin
#cekkesehatanbanjarmasin
#medicalchekupbanjarmasin
#Klinikglobal  
#klinikglobalbanjarmasin  
#klinikbpjs
#faskesbpjs  
#klinikkemoterapikalimantan

0 komentar:

Popular Posts

Kunjungi Web Official GOLAB