Wednesday, 1 June 2016

Apa yang Dimaksud Dengan Hipertiroid ?

Kelenjar tiroid (kelenjar gondok) adalah kelenjar berbentuk seperti kupu-kupu yang terletak di leher bagian depan. Kelenjar ini menghasilkan hormon tiroid (T4 dan T3) yang berperan dalam memicu metabolisme sel di seluruh tubuh. Bila produksi hormon tiroid meningkat dan berlangsung lama maka akan timbul gejala-gejala yang disebut hipertiroid.

Apa Gejala dan Keluhan Penderita Hipertiroid ?
  1. Sering merasa gelisah atau agitasi.
  2. Emosi yang kurang stabil.
  3. Mengalami susah tidur atau insomnia
  4. Jantung yang sering berdebar cepat tidak seperti biasanya.
  5. Merasa gugup dan lebih cepat lelah.
  6. Rambut rontok.
  7. Sering mengeluarkan keringat.
  8. Berat badan turun meskipun Anda makan dengan porsi yang tetap bahkan lebih banyak.
  9. Buang air besar lebih banyak atau diare.
  10. Bola mata menonjol seperti mata membengkak ataupun kelopak mata turun.
  11. Pada wanita, haid tidak teratur.

Apa Tanda Fisik Penderita Hipertiroid ?
Hasil pemeriksaan fisik juga bervariasi, dokter akan menemukan tanda-tanda sebagai berikut :
  1. Pembesaran/benjolan (goiter) dan bising di kelenjar tiroid,
  2. Bola mata menonjol (eksoptalmus), kelopak mata tertarik ke atas (retraksi),
  3. Tremor,
  4. Kulit cenderung basah dan hangat,
  5. Denyut jantung meningkat (tachycardia) dan tidak teratur (aritmia),
  6. Hipertensi,
  7. Kelemahan otot, terutama tungkai.

Apa Penyebab Hipertiroid ?
 Penyebab hipertiroid ialah :
  1. Penyakit Grave (Basedow), akibat gangguan sistim imunitas.
  2. Tiroiditis Hasimoto, akibat peradangan sehingga terjadi kebocoran pelepasan tiroksin.
  3. Sruma nodosa toksik, akibat benjolan dalam tiroid yang hiperaktif.
  4. Iatrogenik, akibat konsumsi obat thyroid yang berlebih atau obat anti-aritmia (Amiodaron).
  5. Keganasan kelenjar tiroid.
Apa Faktor Risiko Terjadinya Hipertiroid ?
Faktor risiko terjadinya hipertiroid ialah :
  1. Turunan/genetik,
  2. Gender. perempuan lebih berisiko terkena hipertiroid daripada laki-laki (8 : 1).

Bagaimana Mendiagnosis Penyakit Hipertiroid?
Untuk memastikan apakah seseorang menderita hipertiroid serta untuk mengetahui penyebab, selain melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik, dokter akan menganjurkan beberpa pemeriksaan penunjang antar lain :
  1. Pemeriksaan laboratorium : T4, T3, FT4, FT3 dan TSHs. Pada hipertiroid T4, T3, FT4, FT3 akan meningkat dan TSHs akan menurun.
  2. Radioactive iodine uptake test. Tingginya uptake menandakan ada hipertiroid.
  3. Radioscan tiroid.

Pendeteksian lebih dini membantu mengurangi tingkat resiko meningkatnya stadium penyakit. Lakukan pencegahan sebelum Anda terkena penyakit ganas ini. Salah satunya dengan rutin melakukan medical check up dilaboratorium dan selalu meningkatkan daya tahan tubuh Anda.

Laboratorium Global (GOLAB)
Jl. A. Yani Km 6.6 No. 55
Kertak Hanyar Kab. Banjar KalSel
Telp: 0511-6743187

#pemeriksaanlaboratoriumbanjarmasin
#pemeriksaanlabbanjarmasin 
#ceklabbanjarmasin 
#ceklaboratoriumbanjarmasin
#cekupbanjarmasin
#cekkesehatanbanjarmasin
#medicalchekupbanjarmasin
#Klinikglobal
#klinikglobalbanjarmasin
#klinikbpjs
#faskesbpjs
#klinikkemoterapikalimantan

Dikutip dari berbagai sumber

0 komentar:

Popular Posts

Kunjungi Web Official GOLAB