Tuesday, 7 June 2016

Bulan suci ramadhan telah tiba, semua umat muslim menjalankan ibadah puasa tidak terkecuali penderita diabetes. Penderita diabetes yang berencana menjalankan ibadah puasa diharapkan senantiasa waspada akan ancaman hipoglikemia atau kekurangan gula darah. Hipoglikemia pada saat berpuasa kebanyakan terjadi pada sore hari menjelang berbuka puasa dan terutama pada pasien diabetes berusia lanjut.

Hipoglikemia dapat terjadi pada penyandang diabetes yang menggunakan insulin dan beberapa tablet obat diabetes tertentu, pada keadaan-keadaan berikut ini:

- Takaran insulin dan tablet obat diabetes terlalu tinggi

- Takaran makan terlalu sedikit mengandung karbohidrat

- Terlambat atau tidak makan

- Aktivitas fisik yang lebih berat dari biasanya

- Takaran olahraga lebih dari biasanya

- Penurunan fungsi hati dan ginjal

- Kadang tidak jelas penyebabnya. 

Bagi Penderita diabetes diperlukan kesadaran untuk mengatur hal-hal yang diperlukan untuk mencegah terjadinya hipoglikemia. berikut tips agar puasa anda lancar bagi penderita diabetes

1. Pantau selalu kadar glukosa anda
Penderita diabetes harus rutin memantau kadar glukosa darahnya setiap hari agar glukosa dapat dikendalikan.

2. Pengaturan nutrisi
Pola makan selama bulan Ramadhan seharusnya tidak berbeda pola makan yang sehat dan seimbang sehari-hari. Tujuannya adalah mempertahankan massa tubuh yang konstan. Karena adanya penundaan proses cerna selama Ramadhan, konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks mungkin disarankan pada sahur, sementara makanan dengan karbohidrat yang lebih sederhana mungkin lebih tepat di makan saat berbuka.

Perbanyak asupan cairan selama jam-jam tidak berpuasa dan makan sahur selambat mungkin sebelum dimulainya waktu berpuasa.
 
3. Olahraga
Pertahankan tingkat aktivitas fisik yang normal. Hindari aktivitas fisik yang berlebihan karena dapat menyebabkan risiko hipoglikemia menjadi lebih tinggi. 

4. Berbuka puasa
Semua orang dengan diabetes harus memahami bahwa mereka harus segera mengakhiri puasa jika glukosa darah <60 mg/dl [3,3 mmol/l], inilah saat hipoglikemia terjadi. 
Puasa juga sebaiknya dibatalkan jika glukosa darah mencapai <70 mg / dl (3,9 mmol/l) dalam beberapa jam pertama setelah dimulainya puasa, terutama jika penggunaan insulin dilakukan pada dini hari.

Begitupun jika glukosa darah melebihi 300 mg/dl (16,7 mmol/l), segera batalkan puasa Anda. Pasien harus menghindari puasa pada saat-saat sakit.
 
 5. Penilaian medis pra-Ramadhan
Semua pasien dengan diabetes yang ingin berpuasa selama bulan Ramadhan harus menjalani persiapan yang diperlukan untuk melakukan puasa seaman mungkin. Ini termasuk konseling dan penilaian medis oleh dokter Anda.
 
  Jika anda penderita diabetes mengalami gangguan selama berpuasa segera kunjungi dokter anda dan periksakan diri anda ke laboratorium klinik yang terpercaya untuk detail diagnosa keluhan anda.  Golab siap melayani anda.

Laboratorium Global (GOLAB)
Jl. A. Yani Km 6.6 No. 55
Kertak Hanyar Kab. Banjar KalSel
Telp: 0511-6743187

#pemeriksaanlaboratoriumbanjarmasin
#pemeriksaanlabbanjarmasin 
#ceklabbanjarmasin 
#ceklaboratoriumbanjarmasin
#cekupbanjarmasin
#cekkesehatanbanjarmasin
#medicalchekupbanjarmasin
#Klinikglobal
#klinikglobalbanjarmasin
#klinikbpjs
#faskesbpjs
#klinikkemoterapikalimantan

0 komentar:

Popular Posts

Kunjungi Web Official GOLAB