Sunday, 26 June 2016

Pasien kanker banyak yang takut untuk menjalani pengobatan karena membayangkan dampak kemoterapi yang ditimbulkan seperti kebotakan, rusaknya sel jaringan kulit, sariawan di seluruh mulut, bahkan muntah-muntah. Namun dokter memastikan efek kemoterapi bisa diminimalkan.

Jika Anda sedang  menjalani kemoterapi, pasti yang dinginkan adalah kondisi yang sehat dan nyaman selama pengobatan.

Ternyata, kunci agar tetap sehat selama kemoterapi dapat terwujud dengan  makan dan minum yang tepat, menjaga pola hidup sehat dan berpikir positif!

Perlu diketahui, apa yang dimakan selama pengobatan dapat membuat perbedaan besar dalam membantu mencapai tujuan tersebut.  

Berikut beberapa trik agar Anda tetap nyaman selama menjalankan kemoterapi.

Hindari Alkohol.
Selama menjalani kemoterapi, hati-hatilah dengan organ hati Anda,  karena organ yang satu ini membantu untuk memetabolisme semua racun potensial dalam aliran darah Anda. Menurut Cara Anselmo, ahli gizi klinis di Memorial Sloan-Kettering Cancer Center , alkohol dapat menyebabkan tekanan berlebihan pada hati dan membuat lebih sulit bagi hati untuk memproses obat kemoterapi. Alkohol juga bisa membuat Anda mual atau efek samping gastrointestinal lainnya memburuk dan dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu yang diberikan dalam hubungannya dengan kemoterapi

Hati-Hati dengan Suplemen Makanan. 

Ahli gizi di pusat-pusat pengobatan kanker terkenal di seluruh negeri menyarankan tidak mengonsumsi suplemen makanan selama kemoterapi. Ini termasuk vitamin, mineral, herbal, dan tumbuhan. Ada potensi interaksi obat-nutrisi yang dapat mengganggu efektivitas kemoterapi. Bicaralah dengan dokter Anda tentang konsumsi  suplemen apapun ketika Anda menjalani kemo.

Batasi  Konsumsi Teh. 

Beberapa dokter membatasi konsumsi jumlah teh hijau dan teh putih oleh pasien yang sedang menjalani kemoterapi. Anselmo menyarankan pasiennya untuk membatasi minum teh satu sampai dua cangkir sehari. Teh hijau dan teh putih yang dikemas dengan antioksidant phytochemical  dapat mengganggu efek yang diinginkan dari kemoterapi tersebut.

Konsultasikan Makanan Berbahan Dasar Kedelai. 

Sebelum mengonsumsi makanan berbahan dasar kedelai, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan ahli kanker Anda terkait jenis kanker dan kemoterapinya.

Setelah menjalani kemoterapi, hal-hal yang dapat dilakukan untuk menangani dampak yang mungkin muncul diantaranya:

  Untuk mulut kering (xerostomia)
1. Makan makanan yang dingin, bisa ditambah dengan saus atau kuah daging.
2. Gunakan permen karet untuk merangsang air liur.
3. Makan makanan penutup yang dingin atau es batu.
4. Jangan gunakan air untuk melembabkan mulut.
5. Hindari minuman dan makanan yang mengandung gula.
6. Gunakan sedotan untuk minum.
 

Untuk mulut luka (stomatitis)
1. Konsumsi makanan lembut, bubur, atau makanan cair yang bisa menghindari proses mengunyah.
2. Hindari makanan yang berbasis jeruk dan tomat,
3. Hindari makanan kering seperti kraker, sayur mentah dan roti tawar.
4. Hindari makanan pedas dan asin.
5. Hindari makanan asam seperti cuka atau acar.
6. Cobalah untuk memaksimumkan kalori dan protein dengan suplemen.

Untuk pengubahan rasa (munculnya rasa pahit)

1. Basuh mulut dengan air sebelum makan.
2. Coba buah-buah masam, seperti jeruk, asam, atau anggur.
3. Konsumsi dalam porsi kecil camilan yang sehat beberapa kali sehari.
4. Makan ketika lapar.
5. Gunakan peralatan plastik, jika rasa makanan seperti besi.
6. Daging merah biasanya lebih terasa pahit, ganti dengan ayam, ikan atau keju.
7. Coba sumber-sumber protein vegetarian seperti tahu, kacang atau gluten.


Selain itu, pentingnya menjaga pola hidup sehat pada saat kemoterapi adalah agar hasil pemeriksaan laboratorium pemantau kemoterapi terutama darah rutin, SGOT, SGPT, glukosa, ureum, kreatinin sesuai standar yang ditentukan karena apabila salah satu parameter tersebut bermasalah dokter akan memfokuskan pengobatan untuk memperbaiki hasil lab terlebih dahulu baru kemudian kankernya, hal ini tentu saja akan menunda jadwal pengobatan kanker yang dikhawatirkan membuat kanker cepat menyebar.

Laboratorium Global (GOLAB)
Jl. A. Yani Km 6.6 No. 55
Kertak Hanyar Kab. Banjar KalSel
Telp: 0511-6743187

#pemeriksaanlaboratoriumbanjarmasin
#pemeriksaanlabbanjarmasin 
#ceklabbanjarmasin 
#ceklaboratoriumbanjarmasin
#cekupbanjarmasin
#cekkesehatanbanjarmasin
#medicalchekupbanjarmasin
#Klinikglobal
#klinikglobalbanjarmasin
#klinikbpjs
#faskesbpjs
#klinikkemoterapikalimantan



Dokter akan memfokuskan pengobatan untuk menormalkan atau memperbaiki hasil lab terlebih dulu, baru kemudian ke Kankernya.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/rwidodo/pasien-kemoterapi-harus-sabar_551fadb1813311f4379df315

0 komentar:

Popular Posts

Kunjungi Web Official GOLAB