Thursday, 16 June 2016

http://cdn1-a.production.liputan6.static6.com/medias/1154647/big/009204500_1456487758-annn.jpg 

Di bulan Ramadhan berpuasa menjadi kewajiban semua umat muslim. Tapi terkadang, sakit bisa menjadi penghalang berpuasa bagi orang yang ingin menjalaninya. Salah satunya penderita anemia. Banyak penderita anemia tetap berpuasa, tapi tidak bisa mengatur menu. Bahkan terkadang asal kenyang. Kondisi seperti ini bisa memperparah penyakit dan membahayakan tubuhnya. 

Menurut Dr. Rahajeng, dari laman Meetdoctor.com, kunci penting untuk para penderita anemia yang menjalankan puasa, adalah asupan nutrisi yang baik dan optimal saat sahur dan berbuka. "Jenis asupan penting untuk penderita anemia saat puasa adalah kelengkapan zat besi dan vitamin B," ujar Rahajeng.

Anda harus melakukan beberapa cara agar Anda tidak mengalami keluhan gejala kurang darah. Bagaimana sih caranya agar tubuh tetap bugar dalam menjalani ibadah puasa? Penderita anemia tetap bisa menjalankan ibadah puasa, jika melakukan kiat-kiat berpuasa dibawah ini !

1. Tetap menjaga asupan makanan saat sahur dan berbuka puasa

Asupan tepat dan terjaga dengan baik adalah dengan menyantap saat sahur dan buka puasa dengan memperbanyak makanan yang mengandung zat besi. Dengan begitu, tidak ada halangan untuk berpuasa. Puasa dikenal dengan istilah prolonged intermittent fasting, yaitu perubahan pengaturan makan yang biasanya dilaksanakan tiga kali sehari menjadi dua kali sehari dengan jarak makan 14 jam lamanya. Dan prolonged starvation atau kelaparan berkepanjangan dapat menyebabkan anemia. Saat berpuasa, beberapa perubahan metabolisme terjadi di dalam tubuh, salah satunya organ lebih banyak beristirahat, produksi lebih banyak dari imunitas, rendahnya kadar asam urat, dan lain-lain.

2. Istirahat yang cukup

Anda harus tetap menjaga pola tidur yang baik, supaya badan dapat beristirahat dengan cukup. Kurang tidur dapat memicu sakit kepala serta membuta tubuh bertambah lemas.

3. Mengkonsumsi makanan tinggi kalsium, vitamin dan mineral

Saat sahur dan berbuka puasa, disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang tinggi kalsium, vitamin serta mineral. Karena vitamin B dan kalsium sangat baik untuk membantu meningkatkan sel darah merah. Makanan yang dapat meningkatkan sel darah merah diantaranya ikan, daging, dan juga sayur-sayuran. Sayur yang banyak mengandung vitamin dan kalsium diantaranya bayam, buah bit hijau, brokoli dan jenis sayuran hijau lainnya.
 
4. Mengurangi konsumsi kopi dan teh hitam

Bagi penderita anemia disarankan mengurangi konsumsi kopi dan teh hitam karena minuman ini mengandung zat yang dapat mengganggu penyerapan zat besi.

5. Melakukan pemeriksaan laboratorium

Penderita anemia disarankan selalu memantau kadar hemoglobin nya dengan cara memeriksakan diri ke laboratorium, agar kondisi dapat selalu terkontrol.

Itulah kiat-kiat puasa untuk penderita anemia. Ikutilah tips diatas, niscaya gejala anemia tidak akan datang lagi, terlebih ketika sedang berpuasa. Sekali lagi, ingatlah selalu menjaga makanan anda dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi dan vitamin B dan Jangan lupa untuk selalu memeriksakan kesehatan anda di laboratorium untuk mencegah resiko tinggi anemia.

Dikutip dari berbagai sumber.

Laboratorium Global (GOLAB)
Jl. A. Yani Km 6.6 No. 55
Kertak Hanyar Kab. Banjar KalSel
Telp: 0511-6743187

#pemeriksaanlaboratoriumbanjarmasin
#pemeriksaanlabbanjarmasin 
#ceklabbanjarmasin 
#ceklaboratoriumbanjarmasin
#cekupbanjarmasin
#cekkesehatanbanjarmasin
#medicalchekupbanjarmasin
#Klinikglobal
#klinikglobalbanjarmasin
#klinikbpjs
#faskesbpjs
#klinikkemoterapikalimantan


0 komentar:

Popular Posts

Kunjungi Web Official GOLAB