Thursday, 26 May 2016




Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan 1437. Suasana Ramadhan sudah semakin terasa saat kita memasuki supermarket maupun pasar tradisional, pajangan kurma di supermarrket dan juga flyer seputar Ramadhan juga mengingatkan kita akan menjalani puasa di bulan suci Ramadhan.

Puasa merupakan kesempatan kepada kita untuk hidup lebih sehat. Umumnya jika tidak berpuasa kita akan makan tiga kali sehari ditambah mengonsumsi camilan terutama dengan kalori tinggi, biasanya camilan serta minuman berkalori ini kita konsumsi sepanjang hari. Bagi yang merokok mereka juga umumnya merokok sepanjang hari jika berpuasa. 

Pada saat berpuasa maka terjadi pengaturan makan, makan yang biasanya tiga kali digeser menjadi dua kali. Selama puasa pasti kita mengurangi camilan dan minuman berkalori karena kita berpuasa dan bagi yang merokok juga akan mengurangi menghisap rokoknya.

Sebelum kita berpuasa kita harus mempunyai motivasi yang kuat untuk dapat melaksanakan puasa dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai kita batal karena sakit. Berat badan kita harus turun terutama bagi yang memang sudah mengalami obesitas. Konsumsi rokok harus kita kurangi syukur-syukur komitmen untuk stop merokok selamanya.

Kita  harus tetap beraktivitas dan tetap berolahraga walau kita berpuasa tentu disesuaikan dengan kondisi puasa kita. Islam juga sudah mengingatkan “Puasalah agar Anda sehat”, harus menjadi motivasi tersendiri ketika kita berpuasa.  Di sisi lain Islam sendiri juga memperbolehkan orang yang sakit untuk tidak puasa Ramadhan.

Masalah kesehatan bukan penghalang ibadah puasa. Anda tetap bisa berpuasa sampai tuntas asal tahu kiatnya, termasuk bagi penderita sakit maag.



Sedikit ulasan maag

Penyakit maag disebabkan tingginya asam lambung sehingga dapat melukai dinding lambung sendiri. Tingginya cairan lambung ini bisa memaksa otot-otot lambung berkontraksi sehingga menimbulkan rasa perih dan mual. Jika asam lambung ini sampai pada usus maka akan bercampur dengan cairan usus yang bersifat basa dan menimbulkan gas yang membuat perut menjadi kembung.

Ada dua macam penyakit maag yaitu:



1. Maag fungsional

Sebanyak 60% penderita maag adalah tipe fungsional yang disebabkan kesalahan pola makan, stress, beban pekerjaan, dan emosi. Gejala yang ditunjukkan seperti perih, mual, dan kembung. Maag tipe ini relatif ringan sehingga memungkinkan penderita untuk berpuasa.



2. Maag organik

Penyakit maag organik terjadi akibat kelainan organ pencernaan misalnya luka lecet pada kerongkongan, lambung, usus, dan lain-lain. Gejalanya lebih parah dari jenis fungsional seperti berat badan turun, anemia, muntah darah, BAB hitam, tidak bisa menelan, dan lain-lain. Penderita maag jenis ini tidak boleh berpuasa sebelum penyakitnya diobati karena akan memperparah penyakit.



Meskipun orang sakit dibolehkan untuk tidak berpuasa, namun jika penyakit tersebut tidak begitu kronis, Anda tetap bisa menjalankan ibadah puasa. Berikut tips menjalankan puasa bagi penderita maag :



Hal yang harus dihindari


  1. Segala bentuk makanan yang digoreng, berlemak, dan rasanya asam (termasuk buah) sebaiknya tidak dikonsumsi selama puasa.
  2. Makanan ekstra pedas dan makanan olahan juga harus dijauhi jika Anda adalah penderita maag yang berpuasa.
  3. Makanan yang terlalu manis dan karbohidrat olahan, misalnya roti.
  4. Segala jenis minuman berkafein, seperti teh, kopi, dan soda. Bahkan meskipun tidak menderita maag, minuman tersebut juga perlu dihindari demi mencegah dehidrasi.
  5. Rokok, karena bisa memperparah maag.
  6. Obat-obatan yang memperburuk kondisi peradangan dalam lambung.
Hal yang dianjurkan
  1. Konsumsi makanan yang bisa dicerna secara lambat oleh tubuh ketika sahur demi menahan agar perut kenyang lebih lama.
  2. Makanlah kurma yang kaya akan serat, karbohidrat, kalium, dan magnesium.
  3. Nikmati kacang almond yang mengandung protein dan serat.
  4. Pisang juga termasuk sumber karbohidrat, kalium, dan magnesium yang baik.
  5. Pilih makanan yang dipanggang daripada yang digoreng.
  6. Saat berbuka, makan pelan-pelan dalam porsi kecil. Jika masih lapar, lanjutkan makan setelah Tarawih.
  7. Jangan melewatkan sahur demi mencegah maag kambuh di siang hari.
  8. Jika perlu, konsumsi obat maag yang sudah disetujui oleh dokter.
  9. Minumlah air sebanyak mungkin saat sahur dan berbuka.
  10. Minum susu ketika sahur juga dianjurkan demi meredakan kondisi peradangan di dalam lambung.

Persiapkan tubuh anda dengan melakukan check up, terutama bagi anda yang memang sudah mempunyai masalah dengan kesehatan. Pasien dengan penyakit kronis seperti diabetes, darah tinggi, kadar kolesterol tinggi atau kadar asam urat tinggi sebaiknya melakukan pemeriksaan laboratorium dan cek kesehatan.

Semua upaya harus disiapkan agar kita tetap sehat, walaupun kita juga harus yakin bahwa puasa ramadhan membuat kita menjadi lebih sehat. 

Selamat menunaikan ibadah puasa 1437 H


Laboratorium Global (GOLAB)
Jl. A. Yani Km 6.6 No. 55
Kertak Hanyar Kab. Banjar KalSel
Telp: 0511-6743187

#pemeriksaanlaboratoriumbanjarmasin
#pemeriksaanlabbanjarmasin 
#ceklabbanjarmasin 
#ceklaboratoriumbanjarmasin
#cekupbanjarmasin
#cekkesehatanbanjarmasin
#medicalchekupbanjarmasin
#Klinikglobal
#klinikglobalbanjarmasin
#klinikbpjs
#faskesbpjs
#klinikkemoterapikalimantan 


 
Dari berbagai sumber




0 komentar:

Popular Posts

Kunjungi Web Official GOLAB