Friday, 1 April 2016


Setiap hari kita pasti buang air kecil, paling tidak 4-8 kali sehari. Namun, bagaimana jika anda buang air kecil lebih dari 10 kali atau lebih bahkan sampai mengganggu tidur, berbahayakah ?. Tentu hal ini tidak lazim, karena buang air kecil yang terlalu sering dalam sehari bisa terjadi karena respon normal akibat terlalu banyak minum atau karena gejala penyakit tertentu yang berbahaya bagi kesehatan.

Pada artikel kali ini kita akan membahas lebih dalam tentang Penyebab terlalu sering buang air kecil dan apakah gejala ini tanda dari suatu penyakit , mari kita simak.

Apakah  Penyebab sering buang air kecil ?

  • Minum terlalu banyak.  Masuknya cairan kedalam tubuh secara berlebihan akan berefek pada respon dari organ – organ pencernaan untuk mengeluarkannya dalam bentuk pengeluaran rin. Hal ini merupakan hal yang wajar, karena dengan banyaknya cairan yang masuk ke dalam tubuh, maka kandungan cairan yang harus dikeluarkan atau sekresi menjadi lebih banyak, dan menjadi lebih sering dikeluarkan, dengan jumlah urin yang banyak.
  • Udara dingin. Udara dingin merupakan salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi kondisi pembuangan urin dengan jumlah yang berlebihan. Seringnya buang air kecil dengan jumlah urin yang banyak merupakan respon dari tubuh yang tidak bisa mengeluarkan keringat untuk melakukan proses sekresi. Udara dingin akan sulit membuat seseorang mengeluarkan keringat, sehingga proses pengeluaran keringat tersebut ‘dialihkan’ pada sekresi atau pembuangan melalui urine yang dilakukan dengan intensitas tinggi.
  • Kafein. Kafein merupakan jenis minuman yang bersifat diuretic. Diuretic dapat memicu tingginya proses pengeluaran urin.  Dengan konsumsi kafein tersebut, maka secara otomatis tubuh anda akan memunculkan respon berupa pengeluaran urin lebih banyak. Disarankan bagi anda, untuk tidak terlalu banyak mengkonsumsi minuman berkafein terutama ketika melakukan perjalanan jauh yang sulit melakukan buang air kecil. Ini lah mengapa salah satu bahaya kopi yang wajib kita waspadai, selain kopi ada juga teh.
  • Pengaruh Obat – Obatan. Penggunaan obat – obatan dalam sebuah treatment atau perawatan suatu penyakit juga dapat menyebabkan tingginya frekuensi buang air kecil pada seseorang. Sama halnya dengan kafein, ada beberapa jenis obat yang bersifat diuretic, sehingga akan memicul tingginya frekuensi seseorang dalam buang air kecil. Biasanya ketika anda sudah selesai dengan treatment pengobatan tersebut, kondisi buang air kecil dengan intensitas yang sering tersebut akan ikut berakhir.
  • Kondisi Kandung kemih yang hiperaktif. Kandung kemih merupakan bagian yang mengatur ‘penjadwalan’ buang air kecil seseorang. Dan seperti organ – organ lainnya, ada beberapa orang yang dilahirkan dengan kondisi kandung kemih yang hiperaktif. Kandung kemih yang hiperaktif ini memang sebuah kelainan,  namun masih dalam tahapan yang wajar, dan memang seperti itu apa adanya. Seseorang yang memiliki kandung kemih hiperaktif akan benar – benar mudah sekali buang air kecil dengan jumlah utin yang banyak pula. Beberapa situasi kadang membutuhkan popok untuk membantu mengontrol frekuensi pergi ke toilet.

Apakah sering buang air kecil gejala dari suatu penyakit ?

1. Diabetes
 Sering buang air kecil adalah salah satu gejala utama dari diabetes. Gula darah yang tinggi dapat membuat seseorang sering buang air kecil. hal ini terjadi karena sifat gula yang menarik cairan. sering kencing dimalam hari sangat mengganggu tidur, gejala lain yaitu selalu merasa haus, kesemutan dan badan lemas.

2. Hipertrofi Prostat
Kelenjar prostat yang membesar akan menekan uretra sehingga menghalangi aliran urin hal ini menyebabkan dinding kandung kemih sering berkontraksi,  menimbulkan gejala sering buang air kecil tidak lancar atau sedikit-sedikit, hal ini membuat rasa ingin selalu buang air kecil.

3.Infeksi kandung kemih
Salah satu hal yang menyebabkan frekuensi buang air kecil yang sering dengan urin yang sedikit keluar adalah terjadinya infeksi atau peradangan pada bagian kandung kemih. Peradangan pada kandung kemih akan mengirimkan sinyal untuk buang air kecil, namun hanya mengeluarkan sedikit urin, karena trjadi peradangan. Peradangan kandung kemih ini dapat terjadi karena :
  • Terlalu lama menahan buang air kecil
  • Bakteri dan kuman
4. Batu Ginjal
Batu ginjal meupakan suatu penggumapalan urin yang kemudian mengkristal dan membentuk batu pada bagian ginjal. Batu pada ginjal ini akan menghambat proses pencernaan, dan akan menghambat lancarnya urine yang akan keluar pada saat buang air kecil. Hal ini berdampak pada berkurangnya atau sedikitnya jumlah urin yang keluar, karena terhambat bagu ginjal tersebut. Pembentukan batu ginjal disebabkan oleh :
  • Terlalu sering menahan buang air kecil
  • Infeksi

Ketika gejala – gejala seringnya buang air kecil muncul dan berlangsung secara terus menerus, segera periksakan ke dokter, dan kenalilah kondisi organ – organ pencernaan anda lebih jauh, agar nantinya dapat menepis terjadinya kemungkinan terburuk. Lakukan pemeriksaan analisis urin dilaboratorium agar mengetahui kesehatan saluran kencing anda. anda harus cek secara dini agar tidak timbul penyakit kronis yang tidak diinginkan. Hati-hati karena beberapa jenis penyakit menular dapat disebabkan oleh air kencing.


Laboratorium Global (GOLAB)
Jl. A. Yani Km 6.6 No. 55
Kertak Hanyar Kab. Banjar KalSel
Telp: 0511-3276533

#pemeriksaanlaboratoriumbanjarmasin
#pemeriksaanlabbanjarmasin 
#ceklabbanjarmasin 
#ceklaboratoriumbanjarmasin
#cekupbanjarmasin
#cekkesehatanbanjarmasin
#medicalchekupbanjarmasin
#Klinikglobal
#klinikglobalbanjarmasin
#Golabbanjarmasin
#klinikbpjs
#faskesbpjs
#klinikkemoterapikalimantan 
 Mau cek lab? Golab aja! 
Source : berbagai sumber
pertama-tama coba cermati gejala yang Anda alami, dalam hal ini saya bagi menjadi 2 yaitu sering buang air kecil tanpa rasa sakit dan sering kencing disertai rasa sakit serta perhatikan makanan dan minuman yang baru-baru ini dikonsumsi. Kemudian sesuaikan gejala dengan penyebabnya yang akan saya uraikan nanti.

Bersumber dari: Penyebab Sering Buang Air Kecil dan Cara Mengatasinya | Mediskus.com
pertama-tama coba cermati gejala yang Anda alami, dalam hal ini saya bagi menjadi 2 yaitu sering buang air kecil tanpa rasa sakit dan sering kencing disertai rasa sakit serta perhatikan makanan dan minuman yang baru-baru ini dikonsumsi. Kemudian sesuaikan gejala dengan penyebabnya yang akan saya uraikan nanti.

Bersumber dari: Penyebab Sering Buang Air Kecil dan Cara Mengatasinya | Mediskus.c

0 komentar:

Popular Posts

Kunjungi Web Official GOLAB