Monday, 4 April 2016


Setiap orang pasti pernah mengalami pendarahan entah itu akibat terjatuh atau menderita karena suatu penyakit. Ada darah yang berhenti dengan cepat saat mengalami pendarahan namun ada pula darah yang sulit membeku walaupun diakibatkan hanya karena luka yang kecil. Tahu kah anda ada suatu penyakit dengan ciri seperti itu ?Jawaban nya adalah Hemophilia. Memang masih sedikit masyarakat yang mengetahui penyakit ini , sehingga perlu kita lebih mengenal mengalami penyakit ini.

Hemophilia adalah suatu penyakit yang diturunkan, yang artinya diturunkan dari ibu ke anak pada saat anak tersebut dilahirkan. Darah pada seorang penderita hemophillia tidak dapat membeku secara normal, ia akan lebih membutuhkan waktu untuk proses pembekuan darahnya, hal ini terjadi karena protein yang dibutuhkan untuk pembekuan darah jumlahnya sangat sedikit atau hampir tidak ada. Padahal zat ini diperlukan untuk menghentikan pendarahan saat mengalami luka atau kulit tersayat/robek.

Hemofilia dapat diklasifikasikan menjadi 3 jenis, yaitu :
  • Hemofilia A, merupakan jenis hemofilia yang paling umum. Biasanya gangguan ini disebabkan oleh ketidakcukupan faktor pembekuan VIII.
  • Hemofilia B, merupakan jenis hemofilia yang yang disebabkan oleh ketidakcukupan faktor pembekuan IX.
  • Hemofilia C, merupakan jenis hemofilia yang ditandai dengan gejala yang ringan. Gangguan ini disebabkan oleh ketidakcukupan faktor pembekuan XI.
Jenis hemofilia A dan B dapat diklasifikasikan sebagai gangguan ringan, sedang, atau berat. Hal ini tergantung pada jumlah faktor pembekuan VIII atau IX di dalam darah. Hemofilia ringan memiliki 5 hingga 40% dari faktor pembekuan normal, hemofilia sedang memiliki 1 hingga 5% faktor pembekuan normal, sedangkan hemofilia berat memiliki kurang dari 1% faktor pembekuan normal.

Hemofilia berat dapat menyebabkan masalah pendarahan yang serius, terutama pada bayi. Anak-anak yang memiliki hemofilia berat biasanya didiagnosis pada tahun pertama kehidupannya di dunia. Sedangakan orang-orang yang memiliki hemofilia yang lebih ringan tidak dapat didiagnosis sampai mereka dewasa.

Masalah perdarahan yang terjadi pada penderita hemofilia A dan hemofilia B adalah sama. Yang dapat membedakan adalah hasil tes darah khusus yang dilakukan dokter, karena hal tersebut sangat penting untuk menentukan jenis perawatannya.


Gejala Hemophilia 




a. Gejala perdarahan spontan :

  1. Memar banyak dan mendalam
  2. Adanya pembengkakan pada sendir dan nyeri karena pendarahan di dalam
  3. Memar dan pendarahan dalam tipe berlebihan
  4. Darah di temukan pada urin
  5. Jika luka atau operasi akan lama pendarahannya
  6. Sepontan mimisan tanpa sebab
  7. Jika bayi maka setelah diimunisasi maka terjadi pendarahan
  8. Sendi Anda sesak

b. Gejala penyakit hemofilia darurat :

  1. Adanya rasa Nyeri secara tiba-tiba, serta pembengkakan dan panas pada sendi-sendi besar .
  2. Sakit kepala luar biasa
  3. Sering muntah
  4. Leher terjadi sakit
  5. Mata jadi kabur

Diagnosa



Untuk mendiagnosa apakah seseorang yang mengalami perdarahan memiliki hemofilia atau tidak, dokter kemungkinan besar akan melakukan langkah-langkah sebagai berikut :
  • Mengajukan pertanyaan seputar riwayat keluarga yang pernah memiliki hemofilia.
  • Pemeriksaan fisik dan tes darah untuk mengetahui beberapa hal seperti :
  • Waktu yang dibutuhkan untuk proses pembekuan darah
  • Tinggi rendahnya tingkat faktor pembekuan darah
  • Ada atau tidaknya faktor pembekuan darah dalam tubuh


Penanganan

Jika seseorang memiliki gejala Penyakit Hemofilia jika terjadi luka maka bisa anda atasi dengan langkah berikut ini :
1. Diam dengan tenang
Penderita sebaiknyaa diamkan tenang dan tarok sendi yang luka diatas bantal yang empuk .
2. Kompres Dinigin
Ambil Es dan tarok diatas luka selama 10 menitan . ini dapat meringankan rasa nyeri dan juga memperlambat pendarahan sehingga tidak banyak darah yang keluar .
3. Balut atau tekan luka
Balutlah luka dengan perban atau kain bersih dan tekan dengan tujuan memperlambat pendarahan .
4. Angakat lebih tinggi keatas
Jika luka misalkan ditangan maka jadikan tangan di atas bisa juga dengan bantuan di ikat pakai tali .





Periksakan kondisi darah anda di Global Farma
Laboratorium Global (GOLAB)
Jl. A. Yani Km 6.6 No. 55
Kertak Hanyar Kab. Banjar KalSel
Telp: 0511-3276533

#pemeriksaanlaboratoriumbanjarmasin
#pemeriksaanlabbanjarmasin 
#ceklabbanjarmasin 
#ceklaboratoriumbanjarmasin
#cekupbanjarmasin
#cekkesehatanbanjarmasin
#medicalchekupbanjarmasin
#Klinikglobal
#klinikglobalbanjarmasin
#klinikbpjs
#faskesbpjs
#klinikkemoterapikalimantan
Tanda dan Gejala Hemofilia Tingkat keparahan atau timbulnya tanda dan gejala hemofilia sangat tergantung pada seberapa berat kekurangan faktor pembekuan dalam darah, jika kurangnya hanya sedikit maka pendarahan hanya terjadi ketika ada luka, namun jika kadar faktor pembekuan sangat rendah bisa terjadi pendarahan spontan (tanpa sebab).

Bersumber dari: Hemofilia – Jenis, Penyebab, Gejala, Pengobatan | Mediskus.com

0 komentar:

Popular Posts

Kunjungi Web Official GOLAB