Monday, 18 April 2016

 
Kolesterol tidak semuanya buruk. Kolesterol adalah lemak esensial yang memberikan suport kepada membran sel tubuh. Beberapa kolesterol berasal dari diet dan beberapa dibuat oleh hati. Karena kolesterol tidak dapat larut dalam darah, sehingga protein transporter harus membawanya kemana pun mereka pergi. Protein transporter ini disebut lipoprotein, LDL (low-density lipoprotein) adalah salah satu anggota keluarga lipoprotein.
Bertindak seperti armada bus mikroskopis, lipoprotein mengambil dan membawa muatan kolesterol melalui darah. Setiap bentuk lipoprotein memiliki minat yang berbeda terhadap kolesterol, dan berperilaku berbeda dengan kolesterol yang dibawanya.
Partikel LDL adalah gumpalan mikroskopis yang terdiri dari sisi luar lipoprotein yang mengelilingi sebuah pusat kolesterol. LDL disebut low-density lipoprotein karena partikel LDL cenderung kurang padat dibandingkan partikel kolesterol yang lain.
 
Kolesterol dapat ditemukan dalam aliran darah dan di semua sel tubuh. Tubuh juga memproduksi semua kolesterol yang dibutuhkan. Low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol 'jahat' dapat menyatu dengan lemak dan zat-zat lain yang kemudian menumpuk di dinding bagian dalam arteri. Karenanya, arteri bisa menjadi tersumbat dan menyempit, sehingga mengakibatkan aliran darah berkurang.
 
Berikut adalah ciri-ciri LDL tinggi :
  1. Perubahan pada Kuku
Terganggunya aliran darah akan menyebabkan darah sulit sampai di kuku sehingga kuku akan menebal dan mengalami gangguan perkembangan. Ini misalnya ditandai dengan lamanya kuku tumbuh setelah Anda memotongnya.
  1. Nyeri pada Kaki dan Perubahan pada Kulit Kaki
Seperti halnya pada point pertama, tidak lancarnya aliran darah ke bagian kaki akan menyebabkan kaki nyeri dan terasa berat untuk melangkah. Tak hanya itu, terganggunya aliran darah juga akan menyebabkan perubahan pada kulit kaki dan rasa dingin tak biasa ketika menyentuhnya.
  1. Diare
Diare terjadi ketika sistem pencernaan terganggu, sementara dalam kasus ini diare disebabkan ketidakmampuan tubuh untuk menyerap lemak dengan sempurna karena penyumbatan di pembuluh darah.
  1. Mati Rasa
Gejala mati rasa ringan yang dialami pasien dengan kadar kolesterol LDL tinggi sangat banyak ditemukan. Bagian tubuh yang paling banyak dikeluhkan adalah jari tangan karena terhambatnya aliran darah ke bagian tersebut. Apalagi, jari tangan memiliki zat purin tinggi sehingga konsumsi makanan berkolesterol tinggi akan langsung memberikan reaksi pada bagian tersebut.
  1. Lesu dan Sakit Kepala Sebelah
Terganggunya masalah pencernaan akibat sirkulasi darah yang tidak lancar akan menyebabkan makanan tidak terserap dengan sempurna dan menumpuk di saluran pencernaan. Akibatnya, pasien akan merasa cepat kenyang dan kehilangan nafsu makan sehingga ia menjadi lesu dan tidak bersemangat menjalankan aktivitas keseharian. Rasa lesu yang demikian juga akan menyebabkan sakit kepala sebelah atau yang lumrah disebut migrain.

Berikut bahaya LDL tinggi?

Selain beberapa ciri atau gejala awal di atas, koletrol LDL berlebih yang tidak segera ditangani dan mendapat perawatan seharusnya akan menyebabkan berbagai gejala yang lebih serius dan di antaranya adalah sebagai berikut;
  1. Penyakit Jantung
Jantung bertugas memompa darah ke seluruh tubuh. Aliran darah yang lancar ke seluruh tubuh memastikan lancarnya metabolisme tubuh, kerja organ-organ dalam serta kesehatan tubuh secara umum. Namun demikian, tugas jantung tersebut dapat terganggu dengan kehadiran kolesterol LDL (ketika kadarnya tinggi) yang menempel dan menumpuk di dinding pembuluh darah karena menyebabkan penyempitan atau pengerasan pembuluh darah (yang juga dikenal dengan istilah aterosklerosis).
Tumpukan tersebut juga akan menyumbat aliran darah di arteri dan menyulitkan jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Tak heran, orang yang memiliki kadar kolesterol LDL tinggi seringkali mengalami nyeri dada (angina), matinya jaringan otot jantung (infark miokrad) hingga gagal jantung. Penyakit jantung koroner juga banyak disebabkan oleh kadar kolesterol LDL yang tinggi.
  1. Penyumbatan Darah di Otak atau Stroke
Kadar kolesterol LDL yang tinggi dan menyebabkan penyempitan serta pengerasan pembuluh terutama pembuluh darah yang memasok aliran darah ke otak. Jika hal ini terjadi, biasanya penderita akan mulai menampakkan gejala stroke mulai dari yang stroke ringan hingga yang paling serius. Dampak yang lebih mengerikan jika sampai terjadi pendarahan di otak karena berpotensi menyebabkan kematian.

Menjaga kadar kolesterol LDL agar tetap berada di kadar aman dapat diakukan dengan menjaga pola makan, membentuk gaya hidup sehat dan rajin berkonsultasi pada dokter.

Segera lakukan pemeriksaan kadar kolesterol LDL di Golab.


Hubungi dan kunjungi kami


Laboratorium Global (GOLAB)
Jl. A. Yani Km 6.6 No. 55

Kertak Hanyar Kab. Banjar KalSel

Telp: 0511-6743187



#pemeriksaanlaboratoriumbanjarmasin

#pemeriksaanlabbanjarmasin 

#ceklabbanjarmasin 

#ceklaboratoriumbanjarmasin

#cekupbanjarmasin

#cekkesehatanbanjarmasin
#medicalchekupbanjarmasin
#Klinikglobal
#klinikglobalbanjarmasin
#klinikbpjs
#faskesbpjs
#klinikkemoterapikalimantan 


Source : Berbagai sumber




0 komentar:

Popular Posts

Kunjungi Web Official GOLAB