Monday, 11 April 2016

Apakah kamu tidak senang dengan penampilanmu? Inginkah kamu punya tubuh berotot seperti atlet terkenal atau tubuh ramping bak model top? Apakah kamu penggila fitness yang ingin menjadi lebih kuat dan lebih cepat?
Jika jawaban dari salah satu pertanyaan di atas adalah ya, kamu boleh jadi tergoda untuk menggunakan doping. Doping yang paling terkenal adalah steroid anabolik. Apakah itu? Mengapa orang-orang menggunakannya? Dan, bagaimana kamu bisa menolak godaannya?

Steroid anabolik adalah nama umum untuk senyawa buatan yang berkaitan dengan hormon kelamin pria (androgen). Steroid menggenjot pertumbuhan otot rangka (efek anabolik) dan perkembangan ciri-ciri seksual pria.” Selama masa pubertas kaum pria, peningkatan alami yang sudah diatur dengan tepat pada hormon kelamin ini menghasilkan perubahan fisik yang mengubah seorang anak lelaki menjadi seorang pria.

Steroid buatan mula-mula dikembangkan pada tahun 1930-an untuk mengobati kaum pria yang tidak mampu menghasilkan cukup banyak hormon ini secara alami. Dewasa ini, steroid digunakan untuk melawan melemahnya daya tahan tubuh akibat HIV dan penyakit lain. Akan tetapi, steroid pun diincar oleh orang-orang yang tidak benar-benar membutuhkannya secara medis. Pada tahun 1950-an, steroid mulai tersedia di pasar gelap, dan para atlet yang ambisius mulai memanfaatkan kemampuan obat-obatan ini untuk meningkatkan performa.

Lalu bagaimana cara kerja steroid dalam meningkatkan massa otot dan kekuatan? Steroid merangsang sel-sel dalam tubuh untuk membangun sel protein baru dengan menambah jumlah hormon testosterone yang diproduksi oleh setiap pria. Penambahan testosterone dari luar menyebabkan produksi testosterone alami dari dalam tubuh akan berkurang secara bertahap , yang akan mengakibatkan banyak sekali efek negatif.

Berdasarkan fakta bahwa steroid memberikan semua efek yang dicari oleh para penggila fitness, maka tidak terlalu mengejutkan apabila steroid ini menyebabkan ketergantungan psikologis.
Pikirkan hal ini, apabila steroid dikonsumsi selama 8 minggu terakhir, dengan asumsi pola makan dan latihan yang disiplin, besar kemungkinan untuk didapatkannya massa otot dan tenaga yang besar. Namun, perasaan tidak terhentikan akan muncul setelah 8 minggu penggunaan. Tiba-tiba kadarnya dikurangi perlahan hingga benar-benar dihentikan penggunaannya, tidak mengkonsumsi steroid sama sekali. Seminggu kemudian, mulai terasa bahwa Anda tidak mendapatkan perasaan ‘ngepump’, kekuatan makin menurun dan meskipun sudah berlatih sekeras dulu, otot justru makin mengecil. Ditambah lagi, seminggu setelah konsumsi steroid dihentikan, kadar hormon testosteron akan menurun drastis dan Anda pun akan merasakan depresi. Dari sini bisa dilihat bahwa kebanyakan orang tidak akan bisa lepas dari jerat lingkaran setan steroid.

Efek negatif paling umum dari penggunaan steroid anabolik adalah:
  • Gangguan dalam produksi hormon. Hal ini karena steroid adalah hormon laki-laki dan kelebihan testosteron akan menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Kondisi ini mendorong tubuh bekerja untuk menyeimbangkan kadar hormon dengan cara menaikan produksi estrogen (hormon wanita).
  • Peningkatan estrogen yang terjadi karena ketidakseimbangan hormon. Hasilnya antara lain pembesaran klitoris, pendalaman suara dan pertumbuhan rambut pada wanita. Pada pria, pembesaran buah dada.
  • Dapat menyebabkan kerusakan hati jika dikonsumsi dengan cara diminum. Alasannya karena steroid anabolik mengubah banyak enzim inti hati.
  • Peningkatan kadar kolesterol. Banyak orang yang berolahraga menggunakan steroid anabolik, dan dari hasil uji laboratorium menunjukan HDL (kolesterol baik) turun. Efek lainnya yaitu peningkatan kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida yang dapat mengakibatkan penyakit kardiovaskuler seperti aterosklerosis, penyakit koroner dan stroke.
  • Peningkatan jumlah jerawat.
  • Peningkatan tekanan darah.
Efek positif dari steroid anabolik seperti meningkatkan stamina , recovery tubuh dari kelelahan fisik , mempercepat penambahan berjangka pendek. Coba bandingkan dengan efek negatifnya yang berjangka panjang. Jadi, pikirkan lagi jika ingin menggunakanya ya! 
Bagaimana jika sudah terlanjur memakai steroid? Konsultasikan dengan dokter dan anda akan melalui beberapa siklus pengobatan lagi untuk mengembalikan kadar testosteron, periksakan keadaan tubuh anda di laboratorium untuk mengetahui sejauh apa tubuh sudah terpengaruh terutama profil lipid dan hematologi rutin.

Jadikan fitness anda sebagai sarana mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar. Tubuh yang indah? bonusnya! Atur dengan bijak menu makan, istirahat dan latihan Anda serta periksakan kesehatan anda secara rutin. Menyadari dan berperan aktif dalam tindakan pencegahan sedari awal adalah cara bijak untuk menjaga kesehatan dan menurunkan resiko terjadinya risiko pada masa datang. 
Jangan lewatkan cek kesehatan anda, ya!
Kunjungi kami di

Laboratorium Global (GOLAB)
Jl. A. Yani Km 6.6 No. 55
Kertak Hanyar Kab. Banjar KalSel
Telp: 0511-6743187

#pemeriksaanlaboratoriumbanjarmasin
#pemeriksaanlabbanjarmasin 
#ceklabbanjarmasin 
#ceklaboratoriumbanjarmasin
#cekupbanjarmasin
#cekkesehatanbanjarmasin
#medicalchekupbanjarmasin
#Klinikglobal
#klinikglobalbanjarmasin
#klinikbpjs
#faskesbpjs
#klinikkemoterapikalimantan

0 komentar:

Popular Posts

Kunjungi Web Official GOLAB