Thursday, 3 March 2016


Hepatitis merupakan penyakit peradangan hati karena berbagai sebab. Penyebab tersebut adalah beberapa jenis virus yang menyerang dan menyebabkan peradangan dan kerusakan pada sel-sel dan fungsi organ hati. Hepatitis memiliki hubungan yang sangat erat dengan penyakit gangguan fungsi hati. Hepatitis banyak digunakan sebagai penyakit yang masuk ke semua jenis penyakit peradangan pada hati (liver)
Banyak hal yang menyebabkan hepatitis itu dapat terjadi yang tidak hanya dikarenakan adanya infeksi virus dari suatu sumber tertentu. Penyebab hepatitis juga dapat berasal dari jenis obat-obatan tertentu, jenis makanan tertentu atau bahkan pada hubungan seksual yang salah satu dari pasangan memiliki penyakit hepatitis.
Penyakit hepatitis dapat menyerang siapa saja tak pandang usia. Hepatitis jugat dapat terjadi pada bayi, anak-anak, orang dewasa dan orang tua. Hepatitis yang juga banyak melanda pada bayi dari usia 0-12 bulan, pada anak-anak diperkirakan terjadi dari mulai usia 2- 15 tahun, orang dewasa 15-20 tahun dan orang tua diatas usia 40 tahun keatas.

Gejala Penyakit Hepatitis

  • Demam
Ketika tubuh telah mengalami penularan penyakit hepatitis maka akan menyebabkan demam, dan demam yang dialami hampir sama dengan demam yang terjadi pada gejala flu.
  • Pusing kepala
Pusing kepala juga akan terjadi dan termasuk gejala dari penularan penyakit hepatitis yang akan membuat kepala akan berat jika bangun setelah berbaring.
  • Sakit perut
Sakit perut yang dialami ketika sakit hepatitis bukan sakit perut biasa, melainkan sakit perut yang akan terasa sangat sakit apabila perut di sentuh atau di tekan. Tetapi jika tidak menyentuh perut maka akan terasa baik baik saja.

  • Sakit kuning
Jika mata atau pun kulit mengalami perubahan warna menjadi kuning maka dapat di pastikan jika virus hepatitis telah menginfeksi tubuh.

  • Mual dan muntah
Karena tenggorokan sudah di infeksi akibat dari penularan penyakit hepatitis maka dari pencernaan juga akan mengalami gangguan sehingga ketika di masukan oleh makanan atau minuman akan keluar kembali. mual dan muntah akibat penularan penyakit hepatitis akan membuat nafsu makan seorang penderita nya akan hilang dan berat badan juga akan turun secara bersamaan.

  • Urin yang berubah warna
Ketika mengalami penularan penyakit hepatitis juga akan mengalami perubahan warna urin yang lebih gelap atau lebih pekat dari sebelum nya.

Jenis dari penyakit hepatitis adalah :

1. Hepatitis A

Virus hepatitis A (HAV) ditularkan melalui jalur oral faekal, baik melalui kontak orang ke orang atau menelan makanan atau air yang terkontaminasi virus tersebut. Biasanya, infeksi dari jenis hepatitis A terjadi pada kasus-kasus ringan.

 2. Hepatitis B

Penyakit hepatitis yang satu ini penularannya terjadi tidak semudah pada penyakit hepatitis A. Karena penularan yang terjadi adalah lewat darah atau juga produk darah yang sudah terinfeksi oleh si penderita penyakit hepatitis B. Misalnya adalah penularan yang diperantarai jarum suntik yang digunakan secara bersama-sama. Atau bisa juga lewat hubungan seksual. Penyakit hepatitis yang satu ini biasanya terjadi menahun atau kronis dan merupakan salah satu penyakit yang kronis.

3. Hepatitis C

Penyakit ini diakibatkan karena penularannya lewat transfusi darah dan bisa diakibatkan karena jarum suntik digunakan secara bersama-sama. 

4. Hepatitis D

Hepatitis D (HDV) merupakan infeksi terjadi secara eksklusif pada orang sudah terinfeksi Hepatitis B (HBV). Infeksi ganda HDV dan HBV dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius. Namun demikian, penggunaan vaksin hepatitis B dapat memberikan perlindungan terhadapat infeksi HDV.
5. Hepatitis E
untuk penyakit hepatitis satu ini lebih mirip dengan hepatitis A.

Pencegahan

Pencegahan Yang dapat dilakukan yaitu dengan vaksinasi di tempat pelayanan kesehatan seperti rumah sakit atau instansi kesehatan lainya
  • Rekomendasi vaksin : Penyakit hepatitis dan pencegahannya yang dilakukan dengan vaksin adalah salah satu cara yang efektif dalam membantu mencegah terjadinya infeksi penyakit hepatitis. Dan setelah mendapatkan imunisasi maka tubuh biasanya akan memproduksi antibodi dalam bentuk zat kekebalan tubuh pada penyakit hepatitis. Penyakit hepatitis dan pencegahannya yang bisa diberikan untuk anak usia 2-18 tahun cukup sekali diberikan seumur hidup mereka. Pemberian vaksin umumnya vaksin hepatitis B dimaksudkan untuk menangkal infeksi organ hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B. Vaksinasi juga dimaksudkan untuk mencegah berbagai akibat yang dapat ditimbulkan infeksi hepatitis B, seperti kanker hati dan sirosis.Vaksinasi hepatitis B dapat diberikan bersama dengan vaksin lain, selain pemberian tunggal. Vaksinasi ini dapat melindungi dari infeksi hepatitis B dalam jangka panjang, bahkan seumur hidup.
  • Dosis Vaksinasi

    Vaksinasi Hepatitis B terdiri dari bahan aman yang tidak akan menyebabkan infeksi hepatitis. Vaksin ini efektif untuk semua usia yang biasanya diberikan sebanyak 3-4 kali suntik dalam periode enam bulan. 

    Umumnya bayi akan memperoleh tiga dosis vaksinasi hepatitis B. Dosis pertama pada saat baru dilahirkan, dosis kedua pada usia 1-2 bulan, dan dosis terakhir pada usia 6-18 bulan. Sebagian bayi menerima empat dosis jika menggunakan vaksinasi hepatitis kombinasi.

    Vaksinasi hepatitis B untuk orang dewasa juga terbagi ke dalam tiga dosis. Dosis pertama dan kedua dengan jeda waktu empat minggu, disusul dosis terakhir pada lima bulan kemudian. Tanyakan kepada dokter Anda, jika ada dosis khusus untuk Anda secara pribadi berdasarkan kondisi tertentu.

    Beberapa reaksi ringan setelah pemberian vaksinasi yang sering terjadi, seperti rasa nyeri ketika disentuh dan demam. Jarang terjadi masalah atau efek samping yang lebih berat.

    Bagi yang pernah menampakkan reaksi alergi terhadap vaksinasi hepatitis B sebelumnya atau menderita alergi berat terhadap ragi, harap untuk berhati-hati. Konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki kondisi-kondisi tersebut. 

     

    Sumber : http:// www.alodokter.com

     


0 komentar:

Popular Posts

Kunjungi Web Official GOLAB