Sunday, 21 February 2016


Tentunya kita sudah sering mendengar istilah kolesterol. Kolesterol merupakan komponen lemak yang terdapat pada pembuluh darah semua binatang dan juga manusia, dengan fungsi sebagai sumber energi, membentuk dinding sel-sel dalam tubuh, dan sebagai bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid. 

Ada dua macam kolesterol, yaitu LDL dan HDL. Apabila LDL terlalu tinggi dan tidak seimbang dengan HDL maka dapat menyebabkan penempelan di dinding pembuluh darah.
Kolesterol yang melekat di pembuluh darah apabila sudah terlalu banyak dapat menyumbat pembuluh darah serta menyebabkan terjadinya serangan jantung dan stroke. 

Jumlah kolesterol yang berlebihan di dalam darah atau yang dikenal dengan istilah hiperkolesterolemia,  biasanya disebabkan oleh obesitas, alkoholisme, gangguan ginjal, gangguan hati, diabetes, diuretik, penggunaan kortikosteroid, dan penyakit tiroid. 

Selain itu, kolesterol yang tinggi juga menyebabkan dislipidemia, yaitu gangguan kesehatan akibat kelainan lemak dalam darah.
 
Faktor penyebab
Pada dasarnya, banyak hal yang menjadi penyebab  timbulnya kolesterol tinggi dalam darah. Namun  dua hal besar yang menjadi penyebabnya adalah faktor keturunan dan usia. Apabila ada anggota keluarga yang berkolesterol tinggi, maka besar kemungkinan anggota keluarga lain juga berbakat mempunyai kolesterol tinggi. 

Faktor usia, setelah umur 20 tahun kolesterol dalam darah cenderung meningkat. Pada pria, kolesterol akan mudah naik setelah umur 40 tahun, sedangkan pada perempuan, kolesterol akan dengan mudah naik setelah terjadinya menopause. Namun tidak jarang terjadi peningkatan kadar kolesterol di usia yang lebih muda dari itu. 

Tanpa gejala
Penderita kolesterol tinggi tidak merasakan gejala sama sekali. Mereka baru mengetahuinya setelah dinyatakan menderita penyakit jantung koroner atau stroke. Ada pula yang merasakan sakit kepala dan pegal-pegal sebagai gejala awal. Ini muncul sebagai akibat dari kurangnya oksigen dalam darah yang disebabkan oleh  tingginya kadar kolesterol sehingga menyebabkan aliran darah menjadi kental sehingga oksigen menjadi berkurang. 

Menjaga kolesterol tetap normal
Karena banyaknya masalah yang ditimbulkan oleh kolesterol yang tinggi, maka penting rasanya untuk selalu menjaga kadar kolesterol yang normal dalam darah, berikut beberapa tipsnya:

Mempertahankan pola makan yang sehat dan seimbang dengan diet rendah lemak dan rendah kolesterol, seperti mengganti menu susu cair biasa menjadi skim atau susu tanpa lemak, mengganti lemak padat dengan minyak nabati, dan mengganti mentega dengan margarin. 
  • Mengurangi konsumsi daging, telur dan susu.
  • Menghindari makanan kering, kue kering dan gorengan.
  • Memperbanyak konsumsi serat yang larut air seperti gandum, kacang-kacangan dan buah-buahan.
  • Memperbanyak konsumsi ikan.
  • Membatasi atau menghentikan konsumsi alkohol.
  • Olah raga yang teratur, dengan melakukan aktivitas fisik selama 30 menit 5 kali dalam seminggu.
  • Pertahankan berat badan normal.
  • Hindari rokok. 
Selain itu, meskipun anda merasa sehat, tidak salahnya anda memeriksa kadar kolesterol secara rutin. Pemeriksaan kolesterol di Laboratorium Global Farma memberikan hasil pemeriksaan yang lebih spesifik dan akurat karena pemeriksaan yang dilakukan terhadap kadar trigliserida, LDL, dan HDL dilakukan secara terpisah dan juga bersamaan dalam bentuk total kolesterol dalam paket hemat Paket Lemak.

Berminat untuk melakukan medical check up kesehatan ,tes laboratorium di banjarmasin ?

Hubungi
Lab. Global
Jl. A. Yani Km 6,6 No.55 Kertak Hanyar
Kab. Banjar
Telp. 0511.3276533

#pemeriksaanlaboratoriumbanjarmasin
#pemeriksaanlabbanjarmasin 
#ceklabbanjarmasin 
#ceklaboratoriumbanjarmasin
#cekupbanjarmasin
#cekkesehatanbanjarmasin
#medicalchekupbanjarmasin



Popular Posts

Kunjungi Web Official GOLAB