Sunday, 13 December 2015



Semua orang pasti punya golongan darah, tetapi tidak semua orang mengetahui golongan darahnya tersebut. Sebelumnya apa dan mengapa kita harus tau golongan darah? Penggolongan darah ditemukan oleh Karl Landsteiner dari Austria pada tahun 1901, berkat penemuan tersebut membuat teknik transfusi darah menjadi lebih aman yang awalnya mengakibatkan banyak manusia yang meninggal akibat ketidakcocokan darah antara donor dan pasien.


Mengapa ada ketidakcocokan darah? Pada sistem darah manusia terdapat molekul protein, yaitu antigen dan antibodi. Keberadaan jenis antigen dan antibodi inilah yang menggolongkan darah manusia. Jenis golongan darah yang anda miliki diturunkan dari campuran golongan darah kedua orang tua anda. Sebetulnya terdapat lebih dari 20 golongan darah yang telah diketahui. Namun sistem penggolongan ABO dan Rh (Rhesus) adalah yang paling penting, karena mempunyai kepentingan yang bermakna terhadap transfusi darah.

Ada empat jenis darah; A, B, AB, dan O.
1.  Golongan darah A memiliki tipe antigen A pada sel darah merah dalam darah.
2.  Jenis darah AB memiliki antigen A dan B pada sel darah merah.
3.  Tipe B memiliki antigen B pada sel darah merah.
4.  Jenis O tidak memiliki antigen A atau B.

Apabila ingin mendapatkan transfusi darah, maka darah yang didonorkan harus cocok dengan penerimanya. Selain golongan darah Rh (Rhesus) juga harus cocok.

Anda belum tau golongan darah anda? Segera cari tau dengan kunjungi Laboratorium Global Farma, kami melayani cek Golongan darah dan Rhesus.

Source : Berbagai Sumber





Popular Posts

Kunjungi Web Official GOLAB